bakabar.com, BALANGAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Balangan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) di Aula Press Room Diskominfo, Rabu (4/2/2026). Rakor ini membahas tiga agenda strategis, yakni persiapan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, verifikasi media massa, serta administrasi hibah APBD untuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Balangan.
Rapat dipimpin langsung Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Balangan, H. Syaifuddin Tailah, dan diikuti Sekretaris Dinas, Kepala Bidang PIKP, Bendahara, pejabat fungsional, serta seluruh pegawai Bidang PIKP.
Terkait peringatan HPN 2026 yang akan digelar di Provinsi Banten, Diskominfo Balangan membahas kesiapan kehadiran, koordinasi dengan insan pers daerah, serta bentuk dukungan yang akan diberikan guna menyukseskan agenda nasional tersebut.
Agenda selanjutnya adalah persiapan verifikasi media massa yang akan menjalin kerja sama kontrak pemberitaan dengan Pemerintah Kabupaten Balangan pada 2026. Proses verifikasi ini bertujuan memastikan media memenuhi persyaratan administrasi, menjunjung profesionalisme jurnalistik, serta mampu mendukung penyebarluasan informasi pembangunan secara akurat, objektif, dan bertanggung jawab.
Rakor juga menyoroti administrasi hibah APBD 2026 untuk PWI Kabupaten Balangan. Pembahasan difokuskan pada kelengkapan dokumen, mekanisme penyaluran dana, hingga aspek akuntabilitas dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Balangan, H. Syaifuddin Tailah, menegaskan pentingnya sinergi dan soliditas seluruh jajaran Bidang PIKP dalam mendukung fungsi kehumasan pemerintah daerah.
“Seluruh program kerja harus dilaksanakan secara optimal, transparan, dan berdampak positif bagi keterbukaan informasi publik di Kabupaten Balangan,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Diskominfo Balangan berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, memperkuat kemitraan strategis dengan media massa, serta mendorong terwujudnya komunikasi publik yang efektif, informatif, dan berimbang.






