Hot Borneo

Polres Banjar Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sabri Desa Mangkaok

Polres Banjar Menggelar Rekonstruksi Pembunuhan Sabriansyah Desa Mangkaok, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalsel

Featured-Image
Salah satu adegan tersangka Kitok (DPO) menembak korban Sabriansyah. Kitok sendiri diperagakan oleh anggota polisi. Foto-apahabar.com/Hendra Lianor

bakabar.com, MARTAPURA - Satreskrim Polres Banjar, Kalsel, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Sabriansyah (60) yang terjadi di Desa Mangkaok, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar pada 29 Maret 2023 lalu.

Rekonstruksi digelar di halaman Asrama Polisi, di Jalan Menteri Empat, Martapura, Banjar, Selasa (6/6) siang.

Total 33 adegan diperagakan oleh 7 dari 8 orang tersangka, serta tiga orang DPO yang diperagakan anggota polisi, dan sejumlah saksi termasuk anak korban, Mahyuni.

Adapun alat peraga yang digunakan adalah 10 parang dan 1 senjata api yang keduanya dari kertas karton.

Satu tersangka yang tidak hadir adalah Agus Basri, Humas dari PT Jaya Guna Abadi (PT JGA) lantaran sedang sakit.

Adapun 7 tersangka yang dihadirkan masing - masing yaitu Yahya alias Aya, Supian, Rudiansyah alias Rudi, Yusda Fahri, Syaipullah alias Ipul, Hendra, dan Abdul Karim.

Sedangkan nama tersangka yang masih DPO yang diperagakan anggota polisi yaitu Syamsuri, Rudi Paku, dan Kitok.

Dua nama terakhir, Rudi Paku dan Kitok adalah pelaku pembacokan pada leher korban dan penembak kepala korban. Fakta ini terkuak saat pelaksanaan rekonstruksi.

Reka ulang adegan pembunuhan di Mangkaok, saat tersangka Rudi Paku (DPO) yang diperagakan anggota polisi, sedang membacok leher korban. Foto-bakabar.com/Hendra Lianor
Reka ulang adegan pembunuhan di Mangkaok, saat tersangka Rudi Paku (DPO) yang diperagakan anggota polisi, sedang membacok leher korban. Foto-bakabar.com/Hendra Lianor

Kegiatan rekonstruksi tadi tak hanya dihari pihak tersangka dan saksi, juga hadir pengacara korban, Fauzan Ramon, dan para keluarga korban dan tersangka, dan disaksikan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Banjar.

Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat melalui Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Bara Pratama Maha Putra, mengatakan rekonstruksi digelar untuk memvisualisasikan keterangan BAP tersangka.

"Sebagian besar sudah berkesesuaian dengan keterangan BAP tersangka, hanya ada sedikit beberapa mis terjadi," ucap Iptu Bara, usai rekonstruksi.

Terkait tersangka yang masih DPO, Iptu Bara menjelaskan untuk sementara tiga orang yang masih dalam pencarian.

"Kami masih mencari dengan berkoordinasi Polres - Polres lainnya," terang Mantan Kapolsek Binuang ini.

Terkait ketidakhadiran tersangka Agus Basri dalam rekonstruksi tadi, Iptu Bara mengakui bahwa yang bersangkutan sedang sakit.

"Dari keterangan Polda Kalsel yang bersangkutan sedang sakit dan ada surat keterangan sakitnya dari rumah sakit," tandas Iptu Bara.

Sementara, anak korban almarhum Sabriansyah, Mahyuni, mengatakan para pelaku saat kejadian sangat bringas menyerang ayahnya.

"Berbeda saat rekonstruksi, pelaku saat kejadian sangat beringas menyerang ayah saya. Itu sesuai yang disaksikan para saksi kami di lapangan," ujar Mahyuni usai rekonstruksi.

Ia menjelaskan, korban saat datang ke lokasi sudah diadang para pelaku. Korban pun tidak ada membawa senjata tajam.

"Jadi ini korban ini diserang. Jumlah pelaku yang lebih dua puluh di lokasi, tapi jumlah pastinya kami tidak dapat memastikan," ucap Mahyuni.

Editor
Komentar
Banner
Banner