Hino Rk260

PO Efisiensi dan PO Subur Jaya Siap Operasikan Bus Hino RK260 dengan Bodi Jetbus 3+ MHD

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) melakukan serah terima dua unit bus Rk260 kepada Perusahaan Otobus (PO) Efisiensi dan PO Subur Jaya, Kamis (6/10).

Featured-Image
Hino RK260 dengan bodi Jetbus 3+ MHD diserahkan ke PO Efisiensi dan PO Subur Jaya. (Foto: dok. HMSI)

bakabar.com, JAKARTA – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) melakukan serah terima dua unit bus Hino Rk260 kepada Perusahaan Otobus (PO) Efisiensi dan PO Subur Jaya, Kamis (6/10).

Kedua bus yang dibangun di atas bodi Jetbus 3+ MHD garapan Karoseri Adiputro asal Malang, Jawa Timur ini menawarkan ekstra kenyamanan bagi penumpang.

Direktur PT HMSI, Tomoki Hattori mengatakan, Hino RK260 merupakan rajanya bus di Indonesia dan favorit para pengusaha PO bus, karena memang mesinnya andal dan mudah dalam perawatan.

“Kami sangat berterima kasih kepada PO Efisiensi dan PO Subur Jaya yang selalu loyal menggunakan Hino Bus sebagai armada utama bisnisnya," kata Hattori disela pameran Busworld SEA 2022, di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Baca: Pameran Busworld SEA 2022 Kembali Hadir di Jakarta

Adapun PO Efisiensi dikenal banyak melayani jalur selatan pulau Jawa, terutama Yogyakarta hingga Cilacap dan sebaliknya.

PO asal Kebumen, Jawa Tengah ini juga menjadi salah satu loyalis dengan selalu menghadirkan armada-armada bus baru yang mayoritas menggunakan bus Hino.

Sementara, PO Subur Jaya merupakan salah satu operator bus pariwisata besar yang banyak menggunakan sasis Hino.

Bahkan, demi menjaga layanan yang prima, PO dari Rembang, Jawa Timur ini selalu melakukan peremajaan busnya setelah 3 tahun dan mengantinya dengan unit baru.

Baca: PO SAN Operasikan 4 Unit Bus AKAP untuk Trayek Pekanbaru - Blitar

Di sisi sasis, RK260 atau RK8 merupakan model terlaris Hino, namun kini sudah tidak dipasarkan di Tanah air lantaran terkendala regulasi standar emisi gas buang.

Hino RK260 dipastikan tak dijual lagi karena mesinnya masih Euro 2. Sementara pemerintah resmi menerapkan aturan standar emisi Euro 4 sejak April 2022 lalu.

Mengacu pada surat yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 tertanggal 20 Mei 2020, aturan emisi Euro 4 mulai berlaku per 7 April 2022.

Spesifikasi Hino RK260

Hino Bus RK8 R260 sendiri memiliki spesifikasi mesin berkode j087.684 cc 6 silinder segaris dengan turbocharger yang menghasilkan tenaga 260 PS.

Untuk line up terbaru bus Euro 4, Hino memiliki pembaruan, di mana semuanya turut menggunakan 10 baut roda sistem iso sehingga roda lebih kuat dalam menahan beban kendaraan serta lebih mudah dalam perawatan.

Baca: Masuk Musim Penghujan, Penjualan Jas Hujan Meningkat Tembus 5 Lusin Dalam Sehari

Pada bus Euro 4, Hino turut mengembangkan piston engine dengan material terbaru, yaitu Ferrum Casting Ductile (FCD) dengan tetap mempertahankan keunggulan oil gallery yang digunakan untuk piston engine J08E Euro4.

Piston FCD dan oil gallery tersebut, mempunyai ekspansi termal yang lebih kecil sehingga cocok digunakan pada angkutan jarak jauh nonstop.

Selain itu, pada bus Hino kini terdapat juga overheat control system (OCS) untuk mencegah adanya engine blow karena mampu menjaga kestabilan suhu mesin.

Baca: Jangan Nekat, Pahami Batas Aman Mobil saat Menerobos Banjir

Khusus Euro 4, Hino memiliki line up terdiri dari AK 240 yang bermesin depan dan yang terbaru ada Hino RM 280 yang memiiliki keunggulan utama menggunakan wide air suspension.

Wide air suspension meningkatkan stabilitas kendaraan untuk kenyamanan penumpang dan sasis space frame untuk desain bagasi yang tembus dengan kapasitas volume ±9.000 liter.

"Dengan berbagai pengembangan Hino Bus Euro 4 semakin menambah keuntungan bagi para pengusaha bus. Karena Hino Bus sudah terbukti sangat efisien dan ekonomis dalam perawatan, serta suku cadang yang mudah didapat," tutup Hattori.

Editor
Komentar
Banner
Banner