Rilis Akhir Tahun

Pelaku TPPO Indonesia Naik 691 Persen, Polri Klaim Kinerja Meningkat

Mabes Polri merilis hasil pengungkapan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sepanjang 2023. 1.361 pelaku diringkus.

Featured-Image
Ilustrasi tindak pidana perdagangan orang. Sumber: linkedin.com/pulse

bakabar.com, JAKARTA - Mabes Polri merilis hasil pengungkapan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sepanjang 2023. 1.361 pelaku diringkus.

Jumlah tersangka itu naik dari tahun lalu. Ada peningkatan fantastis.

"Meningkat 691 persen dibandingkan tahun 2022,” ungkap Kapolri Listyo Sigit dalam rilis akhir tahun, Rabu (27/12).

Baca Juga: Kiat Jitu Kapolri Sigit Lepas Baiat Ratusan Napi Teroris

Di sisi lain, ia mengeklaim bahwa kinerja penyelesaian kasusnya juga meningkat. Seiring bertambahnya jumlah tersangka tahun ini.

"Satgas TPPO Polri berhasil menyelesaikan 290 perkara atau naik 339 persen jika dibanding tahun 2022 sebelum kami ditunjuk menjadi ketua harian gugus tugas," klaim Sigit.

Baca Juga: Polri Ringkus 884 Tersangka Narkoba Jaringan Fredy Miming

Ada sejumlah kasus yang menonjol tahun ini.NSalah satunya penjualan ginjal. Jumlah tersangka sebanyak 13 orang dan 10 korban.

“Terdapat perkara menonjol yang berhasil kami ungkap di tahun 2023 yaitu TPPO jaringan Arab Saudi dengan 15 tersangka dan 35 korban, TPPO jaringan Thailand dengan 2 tersangka dan 26 korban. Kemudian TPPO jaringan Kamboja dengan 2 tersangka dan 3 korban. TPPO jaringan penjulan ginjal dengan 13 tersangka dan 10 korban,” jelasnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner