Longsor Di Bogor

Pasca Longsor, Bupati Bogor Minta Mitigasi Bencana Sejak Awal

Pasca kejadian longsor yang menelan dua korban jiwa, Bupati Bogor meminta agar dilakukan mitigasi sebelum kejadian. Masih banyak rumah berada di tebing.

Featured-Image
Bupati Bogor Iwan Setiawan, ketika meninjau lokasi longsor yang menelan dua korban jiwa, di wilayah Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (27/11). Foto: apahabar.com/Zaenal

bakabar.com, BOGOR - Pasca kejadian longsor yang menelan dua korban jiwa, Bupati Bogor meminta agar dilakukan mitigasi sebelum kejadian. Karena, masih banyak rumah warga berlokasi dibawah tebing.

"Cukup prihatin ini banyak rumah-rumah yang lokasinya sangat berbahaya, tapi bukan mau memindahkan hanya mungkin meminimalisir resiko saja," kata Bupati Bogor Iwan Setiawan ketika meninjau lokasi longsor di Kecamatan Dramaga, Senin (27/11).

Dia berharap kepada tim, desa, kecamatan, BPBD mitigasi itu sekarang menghadapi musim, dan informasikan tempat-tempat yang rawan bencana.

Baca Juga: Longsor! Pasutri Ditemukan Tewas Tertimbun di Bogor

"Jangan sampai Desa atau Camat diam, ketika sudah kejadian baru ramai, kan sebetulnya bencana ini kita bisa evaluasi dan mitigasi secara dini," pungkasnya.

Ia meminta ke BPBD segera membuat edaran, mitigasi itu jangan setelah bencana, jadi bulan ini belum selesai sampai Januari tahun depan.

"Jadi mitigasi itu untuk meminta himbauan ke masyarakat, wilayah yang rawan jadi lebih tahu. Bilamana ada hujan besar bisa mengungsi dulu," katanya.

Baca Juga: Pemkab Cianjur Akan Relokasi 8 Rumah Rusak Akibat Longsor

Sebelumnya, Pasangan suami istri ditemukan meninggal dunia usai tertimbun material longsoran, yang menimpa rumahnya di Kampung Sempur Bates RT 01/04, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

"Dikarenakan hujan Deras cukup lama sehingga mengakibatkan tebingan setinggi kurang lebih 8 meter, menimpa rumah warga Dramaga," ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Mohamad Adam Ramdani, Senin (27/11).

Editor
Komentar
Banner
Banner