bakabar.com, PELAIHARI - Memasuki usia ke-42, RSUD H. Boejasin Pelaihari menandai peringatannya dengan berbagai kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat.
Mulai dari layanan kesehatan gratis hingga kegiatan sosial digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan tahun ini.
Rangkaian kegiatan tersebut telah berlangsung sebelum puncak acara yang digelar pada Rabu (28/1/2026). Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tanah Laut itu melaksanakan sunatan massal serta sejumlah pelayanan kesehatan gratis lainnya.
Direktur RSUD H. Boejasin, drg. Budi Rukhiyat, menyampaikan bahwa pola perayaan seperti ini sudah memasuki tahun kedua pelaksanaan. Menurutnya, respons masyarakat pada kegiatan sebelumnya cukup positif dan menjadi motivasi tersendiri bagi para pegawai rumah sakit.
Tema yang diusung tahun ini, “Simpun, Rakat Barataan,” disebutnya sebagai pengingat agar rumah sakit terus hadir bagi masyarakat sekaligus berbenah dalam meningkatkan mutu pelayanan.
“Tentu banyak masukan, karena ini konsekuensi dari pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar drg. Budi.
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menilai, di usia yang ke-42, RSUD H. Boejasin terus menunjukkan perkembangan dalam pelayanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa berbagai evaluasi, baik dari masyarakat maupun internal, harus menjadi pijakan untuk perbaikan ke depan.
“Apapun yang menjadi evaluasi, keluhan masyarakat maupun internal, itu menjadi bahan perbaikan ke depan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” kata Rahmat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di Tanah Laut atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas pelayanan.
“Dengan usia 42 tahun ini, kami mengimbau kepada semua untuk tetap bersyukur atas amanah yang dijalankan, karena tidak semua orang dapat menjalani tugas pelayanan ini,” ujarnya.
Usai kegiatan seremonial, Bupati Rahmat Trianto bersama Wakil Bupati HM Zazuli dan jajaran turut meninjau bazar yang diselenggarakan oleh manajemen rumah sakit.









