Banjarmasin Hits

Kasus ISPA Meningkat, Dinkes Banjarmasin Bagikan Puluhan Ribu Masker Bedah ke Sekolah

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi pada beberapa bulan terakhir memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan.

Featured-Image
Dinkes Banjarmasin memberikan bantuan masker bedah sebanyak 45.000 pcs kepada Dinas Pendidikan setempat untuk di bagikan kesekolah-sekolah terutama sekolah yang terdampak akibat karhutla ini. Foto: Dinkes Banjarmasin

bakabar.com, BANJARMASIN - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi pada beberapa bulan terakhir memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan.

Data Rekapitulasi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menunjukkan kualitas udara melebihi batas aman di daerah Kota Banjarmasin.

Dalam hal ini, kabut asap sudah mengontaminasi udara di daerah terdampak. Kabut asap yang ditimbulkan menyebabkan terjadinya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menyampaikan 5.896 kasus ISPA sampai dengan September 2023 dengan klasifikasi umur 0-<5 tahun sebanyak 1345 kasus, umur 5-9 tahun sebanyak 936 kasus, umur 9-<60 tahun sebanyak 2917 kasus, umur >60 tahun sebanyak 688 kasus.

Melihat kondisi seperti ini untuk penanggulangan dampak akibat kabut asap (karhutla) yang terjadi di beberapa kabupaten di Kalimantan Selatan, Dinkes Banjarmasin memberikan bantuan masker bedah sebanyak 45.000 pcs kepada Dinas Pendidikan setempat untuk di bagikan kesekolah-sekolah terutama sekolah yang terdampak akibat karhutla ini.

Dinkes Banjarmasin memberikan bantuan masker bedah sebanyak 45.000 pcs kepada Dinas Pendidikan setempat untuk di bagikan kesekolah-sekolah terutama sekolah yang terdampak akibat karhutla ini. Foto: Dinkes Banjarmasin
Dinkes Banjarmasin memberikan bantuan masker bedah sebanyak 45.000 pcs kepada Dinas Pendidikan setempat untuk di bagikan kesekolah-sekolah terutama sekolah yang terdampak akibat karhutla ini. Foto: Dinkes Banjarmasin

Bantuan masker diserahkan langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dr Dwi Atmi Susilastuti didampingi Kabid Penanggulangan Penyakit dr Bandiyah Ma’rifah, bertempat di Aula Dinkes Banjarmasin, Kamis (29/9/2023).

Bantuan diterima langsung oleh Kabid Pembina SMP Dinas Pendidikan Banjarmasin, Isnooredy.

“Semoga dengan masker dapat membantu mencegah terjadinya ISPA akibat dampak karhutla ini, terutama untuk anak-anak sekolah,” ujar Kabid P2 Dinkes Banjarmasin.

Selain itu juga dia berpesan agar informasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat agar lebih disosialisasikan lagi di sekolah-sekolah di Kota Banjarmasin.(*)

Editor


Komentar
Banner
Banner