Tak Berkategori

Jembatan Sei Alalak Diresmikan Jokowi, Warga Banua Bangga Campur Bahagia

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah tiga tahun proses pembangunan, Jembatan Sei Alalak akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo…

Featured-Image
Jembatan Sei Alalak. Foto-dok.apahabar.com

bakabar.com, BANJARMASIN - Setelah tiga tahun proses pembangunan, Jembatan Sei Alalak akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo pada Kamis (21/10) sore. Peresmian jembatan lengkung pertama di Indonesia itu pun disambut gembira masyarakat Kalsel. Selain karena mempermudah akses jalan Banjarmasin-Batola, juga menjadi ikon baru wisata di Kalimantan Selatan.

Sujiwo Slamet, salah satu warga sekitar Jembatan Sei Alalak merasa bangga dan bersyukur dengan selesainya proyek pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, dampaknya sangat positif untuk warga sekitar.

"Alhamdulillah, khususnya kami yang ada di sekitar jembatan Sungai Alalak ini, merasa bangga dan bersyukur karena dampaknya sangat positif bagi warganya," ujarnya.

Sujiwo menambahkan, dengan diresmikannya jembatan ini bisa menunjang pertumbuhan ekonomi warga.

"Semoga ke depan menjadi akses wisata," ucapnya.

Senada dengan Sujiwo, Irda Amelia Putri -seorang mahasiswi di Kalsel- mengaku bahagia dengan keberadaan jembatan baru tersebut.

"Jadi, warga Kalimantan Selatan pasti bahagia dan bangga punya jembatan sebagus ini. Jalan sudah mulai lancar, tidak macet lagi, dan beraktifitas jadi lebih baik," katanya.

Bukan hanya warga Banjarmasin dan Barito Kuala yang turut merasakan kebahagian dengan diresmikannya jembatan ini. Yosi – salah satu UKM dari Banjarbaru– juga turut bahagia.

"Saya kan UKM, saya sering ngampas ke Kapuas dan Palangka Raya, selama ini kan lewat jembatan satunya, dengan adanya jembatan ini sangat membantu dalam distribusi produk yang saya jual," jelasnya.

Untuk Diketahui, Jembatan Sei Alalak memiliki panjang 850 meter.

Pembangunannya menelan biaya sebesar Rp287 miliar. Selain itu, jembatan tersebut dibangun dengan teknologi tinggi dan tahan gempa.

Diharapkan, kehadiran jembatan ini akan memperkuat konektivitas antar wilayah Kalimantan selatan dan Kalimantan Tengah, baik di bidang perekonomian maupun pembangunan.

Komentar
Banner
Banner