bakabar.com, RANTAU – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Bungur, Tapin, menyebabkan tanah longsor di Dusun Pantai Walang, Desa Kalumpang, Kamis (3/4).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.05 Wita dan berdampak kepada penyempitan akses jalan penghubung antara Desa Linuh dan Desa Kalumpang.
Kapolres Tapin melalui Kasubsi Penmas Si Humas Polres Tapin, Ipda Yudhis, menjelaskan kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun longsor sedalam 5 meter merusak jalan sepanjang 20 meter dan lebar 2 meter.
"Longsor disebabkan arus Sungai Tapin yang deras dan kondisi tanah kurang stabil akibat curah hujan tinggi. Akses jalan memang masih bisa dilalui, tetapi masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati," beber Yudhis.
Diketahui kondisi jalan memang sudah mengalami erosi dalam beberapa bulan terakhir. Makanya sejak 28 Januari 2025, Bhabinkamtibmas Desa Kalumpang mengecek dan melaporkan potensi bahaya kepada pemerintah desa agar dapat dikomunikasikan dengan Pemkab Tapin untuk penanganan lebih lanjut.
Sebagai langkah antisipasi, Bhabinkamtibmas Polsek Bungur telah memasang garis polisi di sekitar lokasi longsor, serta mengimbau warga untuk berhati-hati saat melintas.
"Kami juga berkoordinasi dengan Pemdes Kalumpang. Diharapkan penanggulangan segera dilakukan, mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama yang digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari," tambah Kapolsek Bungur Ipda Imam Subhan.
"Personel kami juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan, serta mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan," tutupnya.