News

Ini 20 Tanda Kiamat, Apa Saja yang Sudah Terjadi?

Beberapa tanda kiamat yang sudah terlihat di antaranya menghijaunya tanah Arab, banyak terjadi gempa bumi, dan wabah penyakit.

Featured-Image
Hari kiamat (Foto: Berita Enam/Ilustrasi)

bakabar.com, BANJARMASIN - Umat Islam wajib meyakini hari kiamat, sebagai rukun iman yang ke-5 yang mutlak akan terjadi.

Kendati demikian, tak ada satu manusia pun yang dapat meramal kapan terjadinya hari kiamat. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah Al-A’raf ayat 187 yang artinya:

 “Mereka menanyakan kepadamu (Nabi Muhammad) tentang kiamat, “Kapan terjadi?” Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Tuhanku. Tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk yang) di langit dan di bumi. Ia tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Q.S. Al-A’raf: 187)

Walaupun tidak ada yang mengetahui pasti kapan hari kiamat itu datang, tetapi tanda-tandanya telah disebutkan dalam Alquran dan hadis agar umat manusia senantiasa mempersiapkannya dengan memperbanyak ibadah dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda kiamat berdasarkan dalil Alquran dan hadis Rasulullah s.a.w, dikutip dari inilah.com.

1. Wafatnya Rasulullah 

Fase akhir zaman telah dimulai sejak wafatnya Nabi Muhammad s.a.w. 

Hal ini diterangkan dalam sebuah hadis Shahih Bukhari yang berbunyi:

“Perhatikanlah enam tanda-tanda hari Kiamat: (1) wafatku,(2) penaklukan Baitul Maqdis, (3) wabah kematian yang menyerang kalian bagaikan wabah penyakit qu’ash yang menyerang kambing, (4) melimpahnya harta hingga seseorang yang diberikan kepadanya 100 dinar, ia tidak rela menerimanya, (5) timbulnya fitnah yang tidak meninggalkan satu rumah orang Arab pun melainkan pasti memasukinya, (6) dan terjadinya perdamaian antara kalian dengan bani Asfar (bangsa Romawi), namun mereka melanggarnya dan mendatangi kalian dengan 80 kelompok besar pasukan. Setiap kelompok itu terdiri dari 12 ribu orang.”

2. Penaklukan Baitul Maqdis

Sebagaimana yang tertera dalam hadis di atas, penaklukan Baitul Maqdis atau Masjid Al-Aqsha adalah salah satu tanda kiamat yang disebutkan oleh Rasulullah.

Baitul Maqdis pernah ditaklukkan dua kali dari kekuasaan Romawi, yakni pada masa Khalifah Umar bin Khatab pada 16 H/637 M dan ditaklukkan kembali pada masa Daulah al-Ayyubiyah pada tahun 583 H/1187 M.

Kelak, tepat menjelang kiamat, atas izin Allah Baitul Maqdis akan kembali ditaklukkan oleh kaum Muslimin dari orang Yahudi hingga pepohonan dan bebatuan bisa berkata, “Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ini di belakangku ada orang Yahudi. Kemari, dan kalahkan dia!”

3. Wabah

Masih merujuk pada hadis dalam poin pertama, wabah penyakit yang menyebar ke seluruh negeri hingga menyebabkan kematian juga merupakan salah satu tanda kiamat yang sudah terjadi di masa ini.

Tebaru, wabah besar yang menyerang umat manusia di seluruh dunia hingga menyebabkan banyak kematian adalah virus Covid-19.

4. Bulan Terbelah

Salah satu mukjizat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah membelah bulan. 

Selain sebagai tanda kebesaran Allah dan bukti kenabian Rasulullah, dalam Alquran surah Al-Qamar ayat 1 dan 2 disebutkan bahwa hal tersebut merupakan salah satu tanda bahwa kiamat akan segera datang. 

"Telah dekat (datangnya) saat (Kiamat) itu, dan telah terbelah bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat sesuatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, "(Ini adalah) sihir yang terus-menerus.'" (Q.S. Al-Qamar:1-2).

5. Munculnya Nabi-Nabi Palsu

Nabi Muhammad s.a.w adalah nabi terakhir yang diutus Allah subhanahu wa ta’ala kepada manusia. 

Namun, sejak sepeninggalnya sampai kini, ada banyak orang yang mengaku sebagai nabi. Hal ini pun telah disebutkan oleh Rasulullah sebagai tanda-tanda hari kiamat dalam hadisnya yang berbunyi:

"Akan ada pada umatku tiga puluh pendusta, semuanya mengaku sebagai nabi." (HR. Abu Dawud).

6. Keluarnya Api dari Wilayah Hijaz

"Tidak akan terjadi hari kiamat sebelum keluar api dari wilayah Hijaz yang menyinari punuk-punuk unta di Bushra." (HR Bukhari dan Muslim).

Api tersebut sudah pernah muncul sebagaimana yang disebutkan oleh An-Nawawi dalam keterangannya yang berbunyi:

"Di zaman kami, pernah keluar api di wilayah Madinah pada 654 H. Api itu sangat besar sekali, berada di sebelah timur kota Madinah, di balik daerah al-Harrah. Berita ini tersebar secara mutawatir ke seluruh penjuru Syam dan semua negeri. Dan ada penduduk Madinah yang menyaksikannya menyampaikan hal ini kepadaku." (H.R. Muslim).

7. Tanah Arab Menghijau

Belakangan ini, kabar terjadinya hujan, salju, bahkan tumbuhnya pohon-pohon di tanah Arab bermunculan silih berganti setiap tahunnya. 

Perlu diketahui, fenomena tersebut adalah salah satu tanda kiamat sebagaimana yang tertera dalam hadis Muslim yang berbunyi:

"Tidak akan tiba hari Kiamat hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai." (HR. Muslim).

8. Wafatnya Ulama dan Orang Saleh

“Meninggalnya ulama adalah musibah yang tak tergantikan dan sebuah kebocoran yang tidak bisa ditambal. Wafatnya ulama laksana bintang yang padam. Meninggalnya satu suku lebih mudah bagiku daripada meninggalnya satu ulama”. (HR. Al-Thabrani dan al-Baihaqi)

9. Maraknya Pembunuhan

"Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda, "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, dunia tidak akan lenyap hingga suatu masa mendatangi manusia di mana orang yang membunuh tidak mengerti karena alasan apa ia membunuh dan orang yang terbunuh juga tidak mengerti atas dasar apa ia dibunuh." Dikatakan: Bagaimana itu terjadi? Beliau menjawab, "Pembunuhan, orang yang membunuh dan yang dibunuh ada di neraka." (HR. Muslim no 2908).

10. Muncul Banyak Fitnah

Dalam satu riwayat, Nabi Muhammad s.a.w bersabda yang artinya:

 "Tidaklah akan tersisa dari dunia ini melainkan cobaan dan fitnah." (HR Ibnu Majah).

"Zaman akan semakin dekat, dicabutnya ilmu, akan timbul fitnah-fitnah, dimasukkan (ke dalam hati) sifat kikir dan akan banyak al-Harj, mereka (para sahabat) bertanya: "Apakah al-Harj wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Pembunuhan". (HR Al-Bukhari dan Muslim)

11. Merebaknya Kaum Nabi Luth

Kampanye LGBT saat ini semakin masif dan tersebar di seluruh dunia dalam sosial media, film, musik, dan lain-lain. Padahal, telah dicontohkan di zaman Nabi Luth bahwa perilaku tersebut sangatlah dibenci Allah hingga dapat memicu azab-Nya.

Merebak kembalinya kaum Nabi Luth bisa menjadi salah satu tanda kiamat dan merupakan hal yang paling ditakuti oleh Rasulullah. Sebagaimana hadisnya yang berbunyi:

"Sesungguhnya perbuatan yang paling kutakuti akan menimpa umatku adalah perbuatan yang dilakukan oleh kaum Luth” (HR. Ibnu Majah)

12. Waktu Terasa Semakin Cepat

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anu, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Kiamat tidak akan terjadi hingga waktu terasa berjalan cepat; setahun seperti sebulan, sebulan seperti sepekan, sepekan seperti sehari dan sehari seperti sesaat, seperti cepatnya pelepah kurma yang kering terbakar." (HR Tirmidzi)

13. Maraknya Perzinaan

"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum laki-laki mendatangi kaum wanita, lalu dia menggaulinya di jalanan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu berkata, 'Seandainya engkau menutupinya di belakang tembok ini." (HR Abu Ya'la).

14. Banyaknya Bangunan Pencakar Langit

Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Kiamat tidak akan datang sebelum mereka berlomba-lomba meninggikan bangunan."

15. Sering Gempa Bumi

Gempa bumi bukanlah fenomena bencana alam biasa, bisa jadi dia adalah salah satu tanda kiamat seperti hadis  riwayat Bukhari yang menyebutkan, dari Abu Hurairah r.a. menyebutkan bahwa Rasulullah pernah bersabda:

"Tidak akan tiba hari Kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi." (HR. Bukhari).

16. Benda Mati yang Berbicara

Sebuah hadis menyebutkan bahwa: 

“Sesungguhnya di antara tanda terjadinya kiamat adalah sebentar lagi seorang itu akan keluar dari rumah dan tidaklah dia kembali ke rumahnya sampai kedua sandal dan cambuknya menceritakan apa yang dilakukan oleh istri (keluarganya) setelah kepergiannya.” (H.R. Imam Ahmad).

Beberapa ulama menafsirkan benda yang berbicara telah terjadi di masa kini dalam bentuk radio, televisi, dan smartphone.

17. Kebohongan dan Kebodohan Merajalela

Rasulullah SAW pernah bersabda: 

"Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia. Pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidhoh turut bicara." Lalu beliau ditanya, "Apakah Ruwaibidhoh itu?’  Beliau menjawab: "Orang-orang bodoh yang mengurusi urusan orang banyak (umat)." (HR Ibnu Majah)

18. Maraknya Minuman Keras

Saat ini, konsumsi khamr atau minuman keras telah sangat marak bahkan menjadi tren di kalangan generasi muda. Hal ini adalah salah satu tanda kiamat merujuk pada hadis yang berbunyi:

 "Di antara tanda-tanda kiamat adalah diangkatnya ilmu, menyebarnya kebodohan, maraknya minuman keras, dan zina dilakukan terang-terangan," (HR Bukhari). 

19. Masjid Megah tapi Sepi Jamaah

Banyaknya bangunan-bangunan masjid yang megah tetapi sepi jamaah juga merupakan tanda kiamat sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadis yang berbunyi:

“Kiamat tidak akan terjadi hingga manusia bermegah-megahan dalam membangun masjid,” (HR Abu Dawud).

"Kelak kalian benar-benar akan memperindah masjid sebagaimana orang Yahudi dan Nasrani memperindah (rumah ibadah mereka)." (HR Bukhari)

20. Penguasa Zalim

Banyaknya koruptor dan pemimpin zalim yang berkuasa di pemerintahan juga merupakan salah satu tanda kiamat yang telah terjadi di masa kini.

Dari Amru bin Syu'aib, Rasulullah bersabda: 

"Akan datang pada manusia suatu zaman di mana mereka akan dipilih, hingga yang tersisa dari mereka hanyalah orang-orang yang hina, perjanjian-perjanjian dan amanah mereka telah bercampur (tidak menentu), dan mereka berselisih, maka mereka seperti ini." Beliau merenggangkan jari-jemarinya (menunjukkan keadaan mereka yang saling bermusuhan).(Musnad Imam Ahmad bin Hanbal)

Editor


Komentar
Banner
Banner