Pemprov Kalsel

Hadapi Ancaman Karhutla, Pemprov Kalsel Perkuat Kompetensi Damkar

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, Pemprov Kalsel menggelar In House Training Diklat Pemadam Kebakaran Kualifikasi Pemadam I dan Pet

Featured-Image
Peningkatan kemampuan dan kesiapsiagaan personel Damkar. Foto: Media Center

bakabar.com, BANJARBARU - Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, Pemprov Kalsel menggelar In House Training Diklat Pemadam Kebakaran Kualifikasi Pemadam I dan Petugas Penyuluh Lapangan, Selasa (23/6).

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, pengetahuan serta profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas pencegahan dan penanganan kebakaran.

Kabid Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Damkar Kalsel, Maulana Fatahillah, mengatakan kebakaran menjadi ancaman serius karena tidak hanya menyebabkan kerugian harta benda, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

"Kesiapan petugas menjadi hal yang sangat penting. Mereka harus memiliki kemampuan yang cukup untuk melakukan pencegahan, pemadaman, hingga penyelamatan saat terjadi kondisi darurat," katanya.

Tugas pemadam kebakaran saat ini tidak hanya sebatas memadamkan api. Personel juga dituntut mampu melakukan mitigasi risiko, penyelamatan korban, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap pencegahan kebakaran.

Adapun petugas penyuluh lapangan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran sejak dini.

Peningkatan kesiapsiagaan menjadi semakin penting, karena Kalsel mulai memasuki musim kemarau. Mengacu pada informasi BMKG saat pembentukan Satgas Karhutla, puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.

"Musim kemarau dapat meningkatkan potensi kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun hutan dan lahan. Karena itu, personel yang terlatih dan memiliki kompetensi sangat diperlukan," paparnya.

Seluruh peserta pelatihan diharapkan dapat mengikuti materi, praktik, dan simulasi dengan maksimal agar kemampuan yang diperoleh dapat diterapkan ketika menghadapi situasi di lapangan.

Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga diharapkan membentuk personel yang memiliki disiplin, kerja sama, serta solidaritas tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Editor


Comment
Banner
Banner