bakabar.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, kembali merombak pejabat eselon II. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergeseran melalui pelantikan yang digelar di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (11/3).
Dalam rotasi tersebut, Galuh Tantri Narindra yang belum genap setahun menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel digeser untuk menduduki posisi baru sebagai Asisten I Setdaprov Kalsel.
Posisi Kepala Disdikbud Kalsel kini diisi Abdurrahim yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) Kalsel.
Perubahan juga terjadi di Disperin Kalsel. Jabatan kepala dinas tersebut kini dipercayakan kepada Miftahul Chair yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel.
Sementara itu, posisi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan kini diisi Rusma Khazairin.
Rotasi juga menyasar jabatan lain. Rahmadin yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel kini dipercaya memimpin Dinas Koperasi dan UKM Kalsel.
Selain itu, Dewi Pujiarti dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalsel.
Gubernur Kalsel Muhidin menjelaskan bahwa pelantikan tersebut mencakup promosi pejabat dari eselon IIB ke eselon IIA serta rotasi antarpejabat eselon IIA di sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemprov Kalsel.
Menurutnya, rotasi jabatan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan serta potensi pejabat dalam menjalankan tugas.
“Misalnya di posisi asisten, kami menempatkan pejabat yang dianggap mampu memberikan arahan kepada seluruh dinas di bawahnya serta membantu mencarikan solusi bagi kepala dinas,” jelas Muhidin usai pelantikan.
Ia juga menegaskan bahwa kinerja para pejabat yang dilantik akan terus dipantau melalui evaluasi berkala setiap enam bulan.
“Setiap enam bulan selalu ada evaluasi. Dari situ akan dilihat apakah kinerjanya sangat baik, baik, atau kurang. Kalau sangat kurang bisa dinonjobkan, tapi kalau sangat baik bisa saja dipindahkan ke posisi lain,” jelasnya.
Meski sejumlah jabatan telah terisi, Muhidin mengungkapkan masih ada satu posisi kepala dinas yang belum terisi secara definitif, yakni Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel.
Saat ini jabatan tersebut masih dipegang oleh pelaksana tugas karena belum ada pejabat dengan pangkat yang memenuhi syarat.
“Untuk ESDM sementara masih Plt, karena yang ada di bawahnya pangkatnya belum cukup. Mungkin enam bulan kedepan jika sudah memenuhi syarat bisa diisi,” pungkasnya.



