News

Gempa Turki, 3 WNI Dilaporkan Luka-luka

Tiga warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa di Turki

Featured-Image
Tiga warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa Turki. Foto-Getty Image

bakabar.com, JAKARTA - Imbas dari gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Turki bagian selatan pada Senin (6/2) pukul 04.17 waktu setempat,  tiga warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan mengalami luka-luka.

Sejauh ini, pihak berwenang melaporkan gempa yang terasa hingga Suriah itu telah menewaskan total 514 orang yakni sebanyak 284 korban tewas di Turki dan 230 orang lainnya meninggal dunia di Suriah.

"Sejauh ini tidak ada laporan WNI menjadi korban meninggal dunia. Tapi, tiga orang WNI mengalami luka, satu orang di Kahramanmaras dan dua orang di Hatay, dan saat ini sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat," demikian keterangan resmi KBRI Ankara, Senin (6/2).

Dalam pernyataannya, KBRI menyatakan telah berkoordinasi dengan otoritas lokal di Turki beserta Satgas Perlindungan WNI dan PPI di sekitar lokasi untuk menangani WNI yang terdampak gempa.

KBRI menyebut sejumlah WNI di Provinsi Kahramanmaras, selaku pusat gempa, harus meninggalkan apartemen mereka karena mengalami kerusakan parah. KBRI pun mengaku tengah mengupayakan evakuasi bagi WNI yang terdampak.

"KBRI Ankara sedang mengupayakan rumah penampungan sementara sambil menunggu penanganan dari otoritas setempat," bunyi keterangan KBRI.

WNI di Turki sendiri tercatat sebanyak 6.500 jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 500 orang tinggal di area gempa dan sekitarnya.

Berdasarkan data KBRI Ankara, sebagian besar WNI berstatus pelajar dan mahasiswa. Sebagian lainnya adalah WNI yang menikah dengan warga setempat serta pekerja di organisasi internasional.

Lembaga Penelitian Geoscience Jerman (GFZ) melaporkan gempa berkekuatan M 7,7 mengguncang Turki pada Senin dini hari dan berpusat di kedalaman 10 kilometer dekat Kota Gaziantep. Namun, Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 7,8 dengan kedalaman 17,9 kilometer.

Pihak berwenang memprediksi jumlah korban masih akan bertambah lantaran ratusan gedung runtuh dan banyak orang masih hilang.

Sementara itu, dikutip kantor berita Anadolu, Majanemen Darurat dan Bencana Kantor Kepresidenan Turki (AFAD) melaporkan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 7,4 dan terjadi sekitar pukul 04.17 waktu setempat.

Baca Juga: Turki Diguncang Gempa M 7,8, Korban Jiwa 53 Orang

Editor
Komentar
Banner
Banner