Kualifikasi Euro 2024

Dua Suporter Tewas Ditembak, Laga Belgia vs Swedia Dihentikan

Pertandingan Kualifikasi Euro 2024 antara Belgia vs Swedia di Stadion Rol Baudouin, Brussels, Selasa (17/10) dini hari WIB, terpaksa dihentikan.

Featured-Image
Supporter Sepak Bola Swedia Saat Kejadian Teror Pertandingan Belgia vs Swedia (Sumber: Fox)

bakabar.com, JAKARTA - Pertandingan Kualifikasi Euro 2024 antara Belgia vs Swedia di Stadion Rol Baudouin, Brussels, Selasa (17/10) dini hari WIB, terpaksa dihentikan.

Hal tersebut lantaran terjadi insiden penembakan yang disebut sebagai 'serangan teroris' di luar Stadion yang mengakibatkan dua warga Swedia tewas.

"Dengan adanya serangan teroris malam ini di Brussels telah diputuskan bahwa pertandingan kualifikasi UEFA EURO 2024 Belgia dan Swedia telah dibatalkan," tulis keterangan resmi UEFA dalam situs resmi.

Keputusan tersebut diambil setelah pihak UEFA berkoordinasi dengan kedua tim dan otoritas kepolisian setempat.

Baca Juga: Hasil Kualifikasi Euro 2024: Spanyol, Skotlandia, dan Turki Lolos

Sementara itu, keputusan dihentikannya pertandingan diambil saat skor masih imbang 1-1 untuk kedua tim di babak pertama.

Tim nasional Belgia juga mengumumkan pada akun media sosial mereka bahwa akibat serangan teroris tersebut pertandingan sementara harus ditangguhkan.

"karena insiden di Brussels tadi malam, pertandingan ditangguhkan. Pikiran kami tertuju pada semua yang terkena dampak." tulis pernyataan timnas Swedia.

Sebelum dihentikan, jalannya pertandingan kedua tim berlangsung saling adu serangan untuk meraih kemenangan.

Baca Juga: Spanyol Raih Tiket Euro 2024, Luis de la Fuente: Masa Depan Cerah

Bahkan, tim tamu Swedia, berhasil unggul lebih dulu di menit ke-15 lewat gol yang dicetak oleh Viktor Gyokeres.

Namun, memasuki menit ke-31, striker timnas Belgia Romelu Lukaku berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat titik putih.

Adapun, dalam insiden penembakan tersebut dilaporkan dua orang tewas dalam penembakan dan tersangka pria bersenjata dilaporkan melarikan diri.

Sementara, Perdana Menteri Belgia, Alexander de Croo, menyatakan bahwa para korban adalah warga Swedia dan menyampaikan belasungkawa kepada Perdana Menteri Swedia.

De Croo berjanji untuk bersatu melawan terorisme dan menegaskan komitmen Belgia dalam melawan ancaman tersebut.

Polisi anti-terorisme setempat kini bertanggung jawab untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, dalam situasi ketegangan yang terjadi.

Editor
Komentar
Banner
Banner