Cek Fakta

[CEK FAKTA] Swedia Jadikan Seks sebagai Cabang Olahraga

Bagaimana jadinya kalau seks dijadikan sebagai salah satu cabang olahraga? Meski terdengar nyeleneh, Swedia disebut-sebut bakal mewujudkannya

Featured-Image
Ilustrasi berhubungan seksual. Foto- Shutterstock

bakabar.com, JAKARTA – Bagaimana jadinya kalau seks dijadikan sebagai salah satu cabang olahraga? Meski terdengar nyeleneh, Swedia disebut-sebut bakal mewujudkannya, bahkan sampai menggelar kompetisi se-Eropa.

Kabar tersebut, salah satunya, sebagaimana disiarkan media asal India berskala internasional, The Times of India. Informasi itu dimuat dalam artikel Sweden will soon host the European sex championship pada Minggu (4/6) lalu.

“Swedia resmi mengakui seks sebagai olahraga, dan bakal menggelar turnamen pertama pada minggu berikutnya. [...] Peserta akan melakukan aktivitas seksual setiap hari selama 45 hingga satu jam. Kemistri pasangan, pemahaman tentang seks, tingkat ketahanan, semua akan diperhitungkan,” tulis artikel tersebut.

Semenjak berita itu mengudara, unggahan-unggahan serupa pun berseliweran di media sosial. Salah satunya di Facebook, di mana sebuah akun mengunggah gambar dengan narasi "Swedia secara resmi deklarasikan seks sebagai olahraga, ada kompetisinya."

Lantas, benarkah Swedia sungguh-sungguh menjadikan seks sebagai cabang olahraga?

Penelusuran Fakta

Berdasarkan penelusuran bakabar.com, klaim Swedia meresmikan seks sebagai olahraga adalah hoaks. Juru Bicara Konfederasi Olahraga Swedia, Anna Setzman, membantah klaim tersebut.

“Semua informasi itu tidak benar. Kami tahu informasi yang salah sedang menyebar di media internasional terkait Swedia dan olahraga di Swedia, dan kami pastikan itu tak benar," ujarnya kepada DW, dikutip Kamis (8/6).

Setelah ditelisik lebih lanjut, rupanya memang ada pihak yang menginginkan seks diklasifikasi sebagai olahraga. Sosok yang menghendaki itu adalah Dragan Bratic, pemilik beberapa strip club di Swedia.

Menurut laporan Göteborgs-Posten, Bratic bahkan mengajukan permintaan kepada Konfederasi Olahraga Swedia agar seks diklasifikasi sebagai cabang olahraga. Tentu saja, aplikasi tersebut ditolak pada Mei 2023 lalu.

Ketua Konfederasi Olahraga Swedia, Bjorn Eriksson, menjelaskan penolakan itu dikarenakan seks tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan. “Saya pastikan bahwa permintaan itu ditolak,” tegasnya.

Kesimpulan: Klaim yang menyatakan Swedia menetapkan seks sebagai olahraga adalah hoaks. Memang benar ada pihak yang mengajukan seks agar diklasifikasi sebagai olahraga, namun Konfederasi Olahraga Swedia sudah menolak aplikasi itu.

Editor
Komentar
Banner
Banner