Cek Fakta

[CEK FAKTA] Sunscreen Mengandung 4-MBC Tidak Aman untuk Digunakan

Baru-baru ini, warganet dibuat ‘cemas’ dengan beredarnya saran untuk menghentikan pemakaian sunscreen mengandung 4-MBC.

Featured-Image
Ilustrasi suncreen. Foto: Dok. Klikdokter.

bakabar.com, JAKARTA – Sunscreen idealnya mesti dipakai setiap hari guna melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Namun, baru-baru ini warganet dibuat ‘cemas’ dengan beredarnya saran untuk menghentikan pemakaian sunscreen mengandung 4-MBC.

Adalah @dosenskincare, akun TikTok yang menyampaikan anjuran tersebut. Pada Sabtu (17/6) lalu, dia menyampaikan EU Commission dan Scientific Committee on Consumer Safety (SCCS) tidak lagi mengkategorikan 4-Methylbenzylidene Camphor sebagai kandungan yang aman.

BPOM Eropa baru saja mengumumkan ada satu bahan UV filter alias bahan utama sunscreen yang tidak lagi dikategorikan sebagai bahan yang aman. Di mana, sekarang bahan ini (4-MBC) dilarang berada dalam produk kosmetik yang beredar di Eropa,” ujarnya dalam video.

Lebih lanjut, pengunggah menyampaikan ‘BPOM Eropa’ telah menyimpulkan kalau kandungan 4-MBC berpotensi mengganggu sistem hormonal. Keputusan yang demikian  diperoleh setelah menimbang studi baru dan studi lama.

Untuk kosmetik di Indonesia sendiri, kata si pengunggah, BPOM masih meloloskan kandungan tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan nantinya aturan itu juga diberlakukan,mengingat BPOM Indonesia merujuk EU Commission.

Hingga tulisan ini dibuat, konten tersebut sudah ditonton lebih dari 8,8 juta kali dan mendapat 916.000 suka serta 35.400 komentar. Lantas, benarkah klaim yang demikian?

Penelusuran Fakta

Melalui keterangan resminya, BPOM mengatakan telah mengatur penggunaan 4-MBC dalam produk kosmetik. Beleid yang dimaksud ialah Peraturan BPOM Nomor 17 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika.

Dalam peraturan tersebut, tertulis bahwa bahan kimia 4-MBC boleh digunakan dengan kadar maksimum sebesar 4 persen. Batasan ini sesuai dengan Regulation (EC) Nomor 1223/2009 of The European Parliament and of The Council.

“Berdasarkan peraturan tersebut, maka bahan kimia 4-MBC dapat digunakan pada produk kosmetik sepanjang tidak melebihi kadar maksimum yang sudah ditetapkan," tegas BPOM. 

Selain itu, dalam regulasi terbarunya, ‘BPOM Eropa’ juga hanya mengeluarkan bahan 4-MBC dari kategori aman. Namun, kandungan tersebut tidak dimasukkan ke dalam kategori bahaya alias tidak aman.

BPOM Indonesia pun memastikan senantiasa memperbarui keamanan bahan yang digunakan dalam produk sesuai perkembangan ilmu pengetahuan. Untuk itu, masyarakat diimbau agar mengecek sendiri produk apa saja yang aman digunakan pada situs https://cekbpom.pom.go.id.

Kesimpulan: Sunscreen yang mengandung 4-MBC sejatinya masih aman digunakan, selagi kadarnya tak lebih dari 4 persen. Adapun untuk memastikan keamanan bahan sebuah produk, masyarakat bisa mengeceknya sendiri di situs BPOM.

Editor
Komentar
Banner
Banner