Borneo Hits

Batola Bidik Lonjakan Peringkat, Banjarmasin Pasang Target Juara MTQN XXXVII Kalsel

Perebutan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 mulai terlihat. Tuan rumah Barito Kuala (B

Featured-Image
Kafilah Banjarmasin melintas di depan panggung utama dalam defile opening ceremony MTQN XXXVII Kalsel 2026 di Lapangan 5 Desember Marabahan, Sabtu (20/6) malam. Foto: Prokom Banjarmasin

bakabar.com, BANJARMASIN - Perebutan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 mulai terlihat. Tuan rumah Barito Kuala (Batola) memasang target memperbaiki posisi, sementara Banjarmasin datang dengan ambisi besar.

Di balik syiar Al-Qur'an yang menjadi roh utama penyelenggaraan MTQ, setiap kabupaten kota juga menyiapkan strategi terbaik untuk mengukir prestasi.

"Memang hakikat MTQ adalah syiar agama dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an," ungkap Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Batola, H Zulkipli Yadi Noor, Minggu (21/6).

"Namun untuk menambah semangat belajar dan menggali isi kandungan, digelar kejuaraan-kejuaraan atau musabaqah. Tentu sebagai tuan rumah, Batola tidak ingin sekadar sukses penyelenggaraan," imbuhnya.

Target Batola tidak terlalu muluk-muluk. Kafilah Bumi Ije Jela dicanangkan mampu meningkatkan prestasi dibanding MTQN XXXVI Kalsel 2025 di Banjar.

"Kalau sebelumnya Batola berada di peringkat empat dengan total nilai 121, tentu sekarang kami ingin lebih baik lagi," tegas Zulkipli yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Batola.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan, karena Batola dikenal memiliki kekuatan di cabang kaligrafi. Bahkan untuk menghadapi MTQN 2026, LPTQ Batola mendatangkan pelatih berlevel nasional guna meningkatkan kualitas peserta.

"Kami biasanya unggul di cabang kaligrafi. Selain mempertahankan prestasi di cabang ini, kami juga berharap mampu meningkatkan capaian di cabang-cabang lain," tambah Zulkipli.

Untuk memotivasi para kafilah, Pemkab Batola kembali menyiapkan berbagai stimulus, termasuk hadiah umrah untuk peserta berprestasi.

Tak hanya untuk peserta, dukungan masyarakat juga berusaha dimaksimalkan. Disediakan doorprize yang diundi setiap malam di panggung utama Lapangan 5 Desember Marabahan.

Masyarakat cukup memasukkan fotokopi identitas diri seperti KTP, SIM, kartu pelajar, atau akta kelahiran ke kotak yang telah disediakan panitia untuk mengikuti pengundian tersebut.

Adapun di sisi penyelenggaraan, Batola memastikan seluruh fasilitas dan venue telah dipersiapkan sesuai standar pelaksanaan MTQN tingkat provinsi.

"Kami berusaha maksimal sebagai tuan rumah. Fasilitas sudah memadai dan venue disiapkan sesuai standar. Bahkan dewan hakim yang bertugas juga menghadirkan tujuh hakim berkaliber nasional," jelas Zulkipli.

"Kehadiran dewan hakim nasional sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan agar proses penilaian berlangsung objektif, profesional, dan semakin meningkatkan kualitas MTQN dari tahun ke tahun," sambungnya.

Sementara Banjarmasin datang dengan target yang lebih tinggi, mengingat mereka merupakan runner up MTQN XXXVI Kalsel 2025 di belakang Banjar dengan total nilai 225.

Ketua LPTQ Banjarmasin, Ichrom Muftezar, secara terbuka menyatakan harapan agar Kafilah Kota Seribu Sungai mampu keluar sebagai juara.

"Harapan kami tentu bisa menang, karena Banjarmasin mengikuti seluruh cabang perlombaan," sahut Muftezar yang sekaligus Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin.

Banjarmasin sendiri mengandalkan cabang tilawah untuk meraih poin tertinggi, baik kategori dewasa, remaja, hingga anak-anak. Bahkan beberapa peserta yang diturunkan memiliki pengalaman dan prestasi di tingkat nasional.

Pun demi menjaga performa peserta selama perlombaan, seluruh unsur pendukung mulai dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako dan LPTQ Banjarmasin, serta para ofisial diminta memberikan pelayanan terbaik kepada para kafilah.

"Seluruh kafilah harus sehat dan dalam kondisi prima agar bisa tampil maksimal. Sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin, insyaAllah akan diberikan berbagai bentuk stimulus sebagai bentuk dukungan dan penghargaan," tutup Muftezar.

Editor


Comment
Banner
Banner