Borneo Hits

Kehangatan Malam Taaruf Sambut Kafilah MTQ XXXVII Kalsel di Marabahan

Alunan musik gambus yang syahdu mengiringi pertemuan para kafilah dalam malam taaruf Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimant

Featured-Image
Sekretaris Daerah Provinsi sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalsel, H Muhammad Syarifuddin, menyerahkan trofi bergilir kepada tuan rumah yang diterima Bupati Batola, H Bahrul Ilmi, Jumat (19/6) malam. Foto: Biro Adpimprov Kalsel

bakabar.com, MARABAHAN – Alunan musik gambus yang syahdu mengiringi pertemuan para kafilah dalam malam taaruf Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Marabahan, Barito Kuala (Batola), Jumat (19/6) malam.

Ratusan peserta dari 13 kabupaten/kota, dewan hakim, ofisial, maupun tamu undangan tampak berbaur dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Momen tersebut berarti penting untuk saling mengenal, sebelum para peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan yang berlangsung hingga 26 Juni mendatang.

Hadir mewakili Gubernur Kalsel adalah Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) H Muhammad Syarifuddin, sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalsel.

Syarifuddin pula yang langsung menyerahkan piala bergilir MTQN Tingkat Provinsi Kalsel kepada Bupati H Bahrul Ilmi selaku perwakilan tuan rumah. Sebelumnya piala ini dikoleksi Banjar selaku juara umum MTQN XXXVI.

Dalam kesempatan yang sama, Syarifuddin berharap penyelenggaraan di Batola berlangsung sukses. Diketahui Batola pernah sukses menjadi tuan rumah MTQN Tingkat Provinsi XXV Kalsel 2010, sekaligus menjadi juara umum.

"Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan, terutama Pemkab Batola, Kantor Kementerian Agama, dan LPTQ Kalsel," ungkap Syarifuddin.

“Tentunya keberhasilan yang paling utama bukan hanya penyelenggaraan kegiatan, tetapi menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," imbuhnya.

Sementara Bahrul Ilmi menyambut hangat seluruh dewan hakim dan kafilah, sekaligus menyebut kehadiran mereka sebagai kehormatan untuk masyarakat Batola.

"Meskipun MTQ merupakan kompetisi untuk meraih prestasi terbaik, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas," papar Bahrul.

"Diharapkan suasana kompetisi dapat berlangsung dalam nuansa yang harmonis, sejuk, dan penuh kekeluargaan sehingga mampu memperkuat ukhuwah di antara seluruh peserta," tutupnya.

Editor


Comment
Banner
Banner