bakabar.com, SAMPIT - Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, melaporkan situasi bencana pada Jumat (15/5/2026), kondisi banjir di beberapa kecamatan masih fluktuatif, dipengaruhi curah hujan di wilayah hulu Sungai Mentaya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kotim, Multazam, mengatakan sejumlah desa dan kelurahan terdampak dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 20 hingga 75 sentimeter.
“Untuk Desa Sungai Hanya di Kecamatan Antang Kalang mulai surut, namun kondisi masih fluktuatif sesuai curah hujan di hulu Sungai Mentaya,” ujar Multazam saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).
Sementara itu, banjir di Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, masih merendam tiga RT dengan ketinggian air antara 20 hingga 60 sentimeter.
Di Kelurahan Kuala Kuayan, genangan air juga masih terjadi di sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Pelangkong, Jalan Kuayan-Bawan, Jalan Kuayan-Sapiri, hingga Gang Rawa Indah. Kedalaman air di kawasan tersebut mencapai 25 hingga 75 sentimeter di atas permukaan jalan.
Sedangkan di Desa Tumbang Mujam, genangan air masih terlihat di badan jalan dengan ketinggian sekitar 8 sentimeter. BPBD mencatat satu rumah terdampak yang dihuni dua kepala keluarga dengan total empat jiwa. Selain itu, satu perkantoran dan fasilitas umum juga ikut terdampak banjir.
BPBD Kotim terus memantau perkembangan situasi banjir di wilayah terdampak dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, terutama apabila curah hujan di daerah hulu kembali meningkat.










