Hot Borneo

Warga Frustrasi, Banjir di Kabupaten Banjar Tak Kunjung Berakhir

Menjelang bulan Ramadan, warga di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), masih berkutat dengan banjir hingga bikin prustasi Rabu (22/3).

Featured-Image
Banjir di kawasan padat perumahan di Kelurahan Murung Keraton, Martapura, ketinggiannya di atas lutut orang dewasa, Rabu (22/3). Foto-apahabar.com/Hendra Lianor

bakabar.com, MARTAPURA - Menjelang bulan Ramadan, warga di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), masih berkutat dengan banjir, Rabu (22/3).

Selama 2023 ini, banjir sudah terjadi sejak 26 Januari lalu. Hingga kini, banjir terus berlanjut. Sesekali surut namun banjir langsung naik lagi jika hujan deras.

Rahmawati, warga di RT 01 Kelurahan Murung Keraton, Martapura mengeluhkan banjir tak yang kunjung selesai.

"Banjir sangat nenyulitkan aktivitas sehari-hari. Di depan rumah ketinggiannya di atas lutut," terangnya.

Meski tampak keruh, anak - anak tetap mandi di air banjir di Murung Keraton, Martapura. Foto-bakabar.com/Hendra Lianor
Meski tampak keruh, anak - anak tetap mandi di air banjir di Murung Keraton, Martapura. Foto-bakabar.com/Hendra Lianor

Rizkiah, warga di RT 12 Desa Bincau, Martapura, mengatakan sudah 6 kali banjir masuk ke dalam rumah. Ia mengaku sudah prustasi akibat banjir.

"Capek bolak balik mengungsi. Baru surut beberapa hari di rumah banjir naik lagi," keluhnya.

Mengutip data BPBD Kabupaten Banjar, total 6 wilayah kecamatan terdampak banjir, yakni Astambul, Martapura, Martapura Timur, Martapura Barat, Cintapuri Darussalam, dan Sungai Tabuk.

Dari 6 kecamatan tersebut, 75 desa terdampak, 10.600 rumah terendam, dan 36.359 warga terdampak serta 136 warga mengungsi.

Editor


Komentar
Banner
Banner