News

Bubur Sabilal Jadi Primadona Ramadan, Seribu Porsi Disiapkan untuk Jemaah

Menu bubur yang disajikan Masjid Raya Sabilal Muhtadin masih menjadi primadona masyarakat Kota Banjarmasin untuk berbuka puasa.

Featured-Image
Menu bubur yang disajikan Masjid Raya Sabilal Muhtadin masih menjadi primadona masyarakat Kota Banjarmasin untuk berbuka puasa. Foto: Bahaudin Qusairi

bakabar.com, BANJARMASIN – Menu bubur yang disajikan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin kembali menjadi primadona warga Kota Banjarmasin untuk berbuka puasa.

Hidangan sederhana khas Kalimantan Selatan ini hanya dapat dinikmati setahun sekali, yakni saat bulan Ramadan. Resep bubur Sabilal tersebut diwariskan secara turun-temurun dan tetap mempertahankan cita rasa khasnya.

Penikmatnya pun beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Warga Kelayan, Syarif (41), mengaku selalu menyempatkan diri menyantap bubur di Masjid Raya Sabilal Muhtadin setiap Ramadan.

“Paling sewaktu-waktu saja, habis pulang dari pasar. Kebanyakan juga di rumah,” ujarnya.

Ia menilai rasa dan aroma bubur tetap konsisten setiap tahun. Bahkan, pada Ramadan kali ini, porsi bubur disebutnya lebih banyak dengan tambahan setengah butir telur sebagai pelengkap.
“Ada rasa dagingnya, bertambah separo telur,” ucapnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin, menjelaskan peningkatan pelayanan pembagian bubur merupakan arahan Gubernur Kalsel, H Muhidin.

“Alhamdulillah sekarang satu butir telur, kemudian piringnya lebih besar. Yang mengolah bubur ini juga tetap tim yang sama,” tuturnya.

Pihaknya menyiapkan sekitar seribu porsi bubur setiap hari untuk dibagikan kepada masyarakat yang berbuka puasa di masjid tersebut, yang dikenal sebagai salah satu tempat ibadah terbesar dan tertua di Kalimantan Selatan.

“Bubur ini disajikan untuk jemaah yang berbuka puasa di Masjid Raya Sabilal Muhtadin,” pungkasnya.

Editor
Komentar
Banner
Banner