bakabar.com, BANJARBARU -Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, kembali menunjukkan respons cepat terhadap aduan warga yang disampaikan melalui pesan langsung di media sosial.
Aduan tersebut berkaitan dengan kondisi seorang anak bernama Abizar (12) yang duduk di kelas VI salah satu sekolah dasar di Banjarbaru.
Dalam pesan yang diterima, kakak Abizar mengungkapkan bahwa seragam sekolah sang adik dicoret-coret oleh teman sekelas. Peristiwa itu membuat Abizar merasa malu dan kehilangan kepercayaan diri untuk kembali bersekolah.
Kondisi tersebut semakin memprihatinkan, mengingat Abizar merupakan anak yatim piatu dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Abizar sendiri adalah anak bungsu dari lima bersaudara.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kakak Abizar bekerja serabutan, mulai dari petugas kebersihan hingga penjaga stan kebab milik orang lain. Dengan penghasilan terbatas, keluarga ini kerap kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah, termasuk seragam dan perlengkapan belajar.
Menanggapi aduan tersebut, Wali Kota Banjarbaru berinisiatif mengundang Abizar dan keluarga ke rumah dinas. Kehadiran mereka bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Dalam kesempatan itu, Lisa berinteraksi langsung dengan Abizar, serta memberikan dukungan moral, perhatian dan santunan. Tidak hanya kepada Abizar, juga kepada anak-anak yatim piatu lain yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Bahkan secara khusus, Lisa memberikan bantuan dana kepada Abizar untuk membeli seragam baru dan perlengkapan sekolah agar dapat kembali bersekolah dengan layak dan nyaman.
Sebelumnya Abizar memang telah menerima bantuan seragam dari Dinas Pendidikan Banjarbaru. Tetapi ukuran seragam ini sudah tidak sesuai dengan kondisi badan.
Lisa juga menyayangkan peristiwa yang dialami Abizar, terlebih karena menimpa anak yang berada dalam kondisi rentan.
“Anak-anak harus mendapatkan perlindungan dan rasa aman di sekolah. Tidak boleh terjadi perundungan, apalagi terhadap anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian lebih,” ungkap Lisa, Minggu (25/1).
"Saya mengimbau sekolah, guru dan orang tua siswa untuk meningkatkan pengawasan dan menanamkan nilai empati, kepedulian, serta saling menghargai kepada anak-anak sejak dini," tegasnya.
Sementara kakak Abizar, Risma, terlihat terharu dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Wali Kota Banjarbaru. Diharapkan dukungan ini dapat menjadi penyemangat Abizar untuk terus bersekolah dan meraih cita-cita.









