Pemkab Tapin

TP PKK Tapin Gelar Bimtek, Kader Desa Didorong Berperan Aktif dalam Pemberdayaan Masyarakat

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tapin menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi kader dari Kecamatan Bakarangan.

Featured-Image
TP PKK Kabupaten Tapin saat menggelar bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kader PKK Desa. Foto - Prokopim Setda Tapin.

bakabar.com, RANTAU – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tapin menggelar bimbingan teknis untuk kader dari Kecamatan Bakarangan dan Bungur, Selasa (21/1).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader di tingkat desa agar lebih efektif dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Tapin, Masrupah Syarifuddin, menegaskan pentingnya peran kader dalam membangun desa yang lebih sejahtera dan mandiri.

"Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas kader PKK. Saya ingin setiap peserta memahami materi dengan serius dan menjadikannya bekal untuk mendukung program pemberdayaan di desa masing-masing," ujarnya.

Masrupah berharap bimtek ini tidak hanya meningkatkan kompetensi kader, tetapi juga mampu membawa perubahan nyata di tengah masyarakat, terutama dalam aspek pemberdayaan ekonomi dan kesehatan keluarga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapin, Rahmadi, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi kader di lapangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia (SDM), fasilitas, serta dukungan masyarakat dan pendanaan.

"Bimbingan teknis ini akan meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan kader dalam menjalankan tugasnya, sehingga mereka lebih siap menghadapi berbagai tantangan," paparnya.

Rahmadi juga menekankan pentingnya peran kader dalam perencanaan pembangunan desa, salah satunya melalui partisipasi aktif dalam musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbang).

Bimtek ini mencakup berbagai materi, mulai dari manajemen organisasi, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

"Dengan menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, kader desa diharapkan mampu berinovasi dan berkontribusi lebih besar dalam menciptakan keluarga yang mandiri dan sejahtera," pungkasnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner