Pemprov Kalsel

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Masyarakat Kalsel Diminta Berikan Data Akurat

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dimulai. Pelaksanaannya diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam mendorong perubahan dan kemajuan e

Featured-Image
Sensus ekonomi 2026 dimulai. Foto: Media Center

bakabar.com, BANJARBARU - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dimulai. Pelaksanaannya diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam mendorong perubahan dan kemajuan ekonomi, baik di Kalimantan Selatan maupun secara nasional.

Seluruh pelaku usaha, mulai dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga pengusaha besar, diminta untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang lengkap dan akurat.

"Semoga petugas sensus dan masyarakat bisa saling bekerja sama dalam kegiatan ini. Masyarakat, baik UMKM maupun pengusaha besar, mari berikan data yang lengkap dan akurat," papar Gubernur Kalsel, H Muhidin.

Dijelaskan bahwa data yang terkumpul melalui sensus ekonomi akan membantu pemerintah memahami kondisi dunia usaha serta perkembangan perekonomian daerah. Data tersebut juga menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Inspektorat Utama Badan Pusat Statistik (BPS), Dr Dadang Hardiwan, menyebut Sensus Ekonomi merupakan agenda besar nasional yang dilaksanakan sesuai amanat undang-undang.

"Ini bukan yang pertama, tapi sudah yang kelima. Hasil sensus ini akan menggambarkan profil perekonomian daerah maupun nasional," papar Dadang.

Masyarakat pelaku usaha diimbau untuk menerima petugas sensus dengan menerapkan prinsip TIR, yakni Terima, Isi, dan Rahasia.

"Artinya, masyarakat tidak perlu khawatir terkait data yang diminta. Kerahasiaan akan dijamin tetap terjaga," imbuhnya.

Adapun Kepala BPS Kalsel, Muhammad Mukhanif, turut meminta masyarakat agar tidak ragu dalam memberikan informasi kepada petugas sensus.

Menurutnya, data dari masyarakat akan menjadi bahan penting untuk melihat berbagai persoalan ekonomi yang terjadi.

"Kalau ada keluhan atau permasalahan terkait perekonomian, silakan disampaikan kepada petugas sensus, baik melalui pengisian kuesioner maupun wawancara," jelas Mukhanif.

Dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kalsel, BPS menargetkan pendataan terhadap sekitar 1.800 usaha dengan dukungan 3.899 petugas.

Targetnya cukup berat. Dalam dua setengah bulan, setiap petugas rata-rata harus mendata 13 hingga 15 usaha per hari. "Kami optimistis dapat selesai," tutupnya.

Editor


Comment
Banner
Banner