bakabar.com, BANJARBARU - Seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan terdampak pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PT PLN. Meski begitu, penyaluran distribusi air bersih dari PT Air Minum Intan Banjar dipastikan tidak tergganggu.
Kasubbag Humas PT Air Minum Intan Banjar, Mahyuni, menjelaskan pemadaman listrik dari PLN memang berdampak terhadap tekanan aliran air kepada pelanggan.
Namun PTAM Intan Banjar telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar distribusi air kepada pelanggan tidak terganggu secara signifikan.
"Memang mengalami kendala. Namun kami mengupayakan pelayanan tetap berjalan dengan baik," jelasnya.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan seluruh genset dalam kondisi siap digunakan sebagai sumber listrik cadangan. Dengan begitu, proses produksi dan pendistribusian air tetap dapat berlangsung saat terjadi pemadaman listrik.
PTAM Intan Banjar juga mengimbau masyarakat untuk menampung air saat aliran masih normal sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi akibat pemadaman listrik.
Pelanggan juga diminta memastikan kran yang sudah tidak digunakan dalam kondisi tertutup guna menghindari pemborosan air saat distribusi kembali normal.
"Kami akan terus memantau kondisi operasional selama masa pemadaman bergilir dan berupaya meminimalkan dampaknya agar kebutuhan air bersih masyarakat di Banjarbaru dan Banjar tetap terpenuhi," tutupnya.









