Hot Borneo

Salah Berikan Informasi Soal Faktor Kecelakaan Armada Damkar, Sekretaris DPKP Kota Banjarmasin Minta Maaf

Kepala DPKP Kota Banjarmasin, Muhlis Rida meminta maaf atas pernyataan dirinya sebelumnya.

Featured-Image
Sekretaris DPKP Kota Banjarmasin, Muhlis Rida. Foto- apahabar.com/Riyad

bakabar.com, BANJARMASIN - Kepala DPKP Kota Banjarmasin, Muhlis Rida meminta maaf atas pernyataan dirinya sebelumnya.

Sebelumnya, Muhlis sempat menyebut, satu faktor penyebab kecelakaan armada pemadam kebakaran milik jajarannya dikarenakan karena kurangnya petugas berjaga.

"Saya berstatmen kalau memang kurang petugas pengawalan. Maksud saya petugas kami dari DPKP Kota Banjarmasin. Bukan petugas kepolisian," kata Muhlis.

"Karena memang itu bukan tupoksi kepolisian. Tapi menang tugas kami," sambungnya

"Itu salah paham. Saya minta maaf," tambahnya.

Di samping itu, dia mengungkapkan, penyebab kecelakaan rupanya disebabkan oleh rem yang blong.

"Hasil pemeriksaan kepolisian memang ada kelalaian. Selain itu unit yang digunakan sudah tua. Remnya juga ternyata blong," ucap Sekretaris DPKP Banjarmasin, Muhlis Rida.

"Kita juga sudah tanyakan ke sopir. Dia juga membenarkan kalau rem mobil itu blong," tambahnya.

Mobil itu sendiri merupakan hasil dari hibah tahun 1997. 

Awalnya, mobil tersebut memang jarang digunakan. Namun setelah DPKP resmi terbentuk, pihaknya pun memanfaatkan kembali unit tersebut.

"Karena memang kita kekurangan, sebelum adanya unit tangki yang baru. Kami akan evaluasi, kalau memang tidak laik lagi, tidak akan kami gunakan lagi kedepannya," ungkapmya.

"Seharusnya kami harus memberi contoh kepada Damkar-Damkar yang lain. Kami juga mohon maaf kepada pihak-pihak yang terkait," sambung Muhlis.

Terkait biaya ganti rugi terhadap korban kecelakaan, pihaknya juga akan membantu sopir. Namun bukan secara instansi, melainkan secara kekerabatan.

"Rekan-rekan yang lain bersedia membantu untuk biaya ganti rugi sebagai bentuk kebersamaan. Beruntungnya ada sebagian korban yang kerusakannya sudah di cover asuransi," bebernya.

Diwartakan sebelumnya, DPKP Kota Banjarmasin angkat bicara mengenai insiden tabrakan yang melibatkan armada pemadam kebakaran milik mereka.

Sekretaris DPKP Kota Banjarmasin, Muhlis Rida mengatakan, pihaknya saat ini sedang menempuh jalur mediasi.

Kecelakaan sendiri terjadi tepat di traffic light Simpang Kuripan, kawasan A Yani Km 2, Banjarmasin Tengah, Sabtu (4/2) sabtu.

Kecelakan itu melibatkan armada mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin dengan sedikitnya 5 mobil lainnya.

Editor
Komentar
Banner
Banner