Borneo Hits

Rp75 Miliar Disiapkan untuk Pembebasan Lahan Jalan Lintas Tengah

Pemprov Kalimantan Selatan menyiapkan anggaran sekitar Rp75 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan Jalan Lintas Tengah. Angka itu berdasarkan perhitungan awa

Featured-Image
Jalan Mali-mali direncanakan tembus ke Binuang Tapin. Foto: Media Center

bakabar.com, BANJARBARU – Pemprov Kalimantan Selatan menyiapkan anggaran sekitar Rp75 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan Jalan Lintas Tengah.

Angka itu berdasarkan perhitungan awal konsultan. Adapun Jalan Lintas Tengah akan menghubungkan Banjar dan Tapin sebagai konektivitas antarkabukabupaten.

Mewakili Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, Kabid Bina Marga, Robby Cahyadi, menuturkan jalan tersebut dirancang menghubungkan Mali-Mali di Banjar hingga  Tapin.

Akses ini diproyeksikan menjadi jalur alternatif baru guna memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalsel.

"Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) telah rampung dan menjadi dasar untuk tahapan selanjutnya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta pemerintah daerah terkait," klaim Robby.

Adapun proses pelaksanaan ditargetkan mulai 2026 oleh tim pelaksana, termasuk appraisal untuk penilaian harga lahan.

Secara perencanaan, Jalan Lintas Tengah memiliki panjang sekitar 30 kilometer dengan lebar right of way kurang lebih 40 meter.

Tahap awal pembangunan akan difokuskan dari kawasan Mali-mali menuju kawasan Sirkuit Balipat Binuang yang direncanakan menjadi pintu masuk utama dari arah Banjar menuju Tapin.

Pemprov Kalsel menargetkan proyek strategis tersebut dapat rampung pada 2028 atau sebelum berakhirnya masa jabatan gubernur.

Editor


Komentar
Banner
Banner