Pemkab Balangan

Ratusan Calon Jemaah Haji Balangan Ikuti Manasik Massal

Sebanyak lebih dari 200 calon jemaah haji Kabupaten Balangan tahun 2026, yang terbagi dalam empat rombongan, telah mengikuti kegiatan Pembekalan dan Praktik Man

Featured-Image
Manasik Mandiri Massal di halaman Expo Tugu Maritam, Kecamatan Paringin Selatan, Rabu (14/1). Foto-Diskominfo Balangan

bakabar.com, BALANGAN - Sebanyak lebih dari 200 calon jemaah haji Kabupaten Balangan tahun 2026, yang terbagi dalam empat rombongan, telah mengikuti kegiatan Pembekalan dan Praktik Manasik Mandiri Massal di halaman Expo Tugu Maritam, Kecamatan Paringin Selatan, Rabu (14/1).

Acara yang menjadi bekal penting sebelum keberangkatan ke Tanah Suci juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, terutama karena ibadah puncak akan berlangsung pada musim panas.

Mewakili Bupati Balangan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Syaifuddin Tailah memberikan arahan mendalam terkait persiapan fisik yang harus dilakukan oleh para calon jemaah.

Ia menegaskan bahwa kondisi cuaca di kawasan ibadah utama seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina akan sangat ekstrem dengan suhu yang tinggi, sehingga diperlukan persiapan matang untuk menghadapinya.

“Cuaca di Arafah sangat panas. Jemaah disarankan tetap berada di dalam kemah saat tidak menjalankan ibadah tertentu, menjaga asupan cairan tubuh secara teratur, serta selalu mengikuti arahan pembimbing agar terhindar dari risiko dehidrasi dan berbagai gangguan kesehatan lainnya,” ujarnya dalam sambutannya yang diikuti penuh perhatian oleh para calon jemaah.

Selain perhatian terhadap kondisi fisik, Syaifuddin juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh arahan yang diberikan oleh petugas kloter, pembimbing ibadah, serta tim kesehatan yang akan menyertai setiap rombongan.

Ia mengingatkan agar setiap calon jemaah selalu membawa dokumen identitas diri secara lengkap dan mengaktifkan alat komunikasi seperti ponsel genggam untuk memudahkan proses koordinasi jika terjadi kondisi di mana seseorang terpisah dari kelompoknya.

“Kepatuhan adalah kunci untuk keberlangsungan ibadah yang lancar dan aman. Setiap aturan yang dibuat tidak lain adalah untuk melindungi keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah, sehingga kita semua dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa hambatan,” tambahnya.

Salah satu calon jemaah, Yuseran, yang bersama istrinya akan menunaikan ibadah haji dari hasil usaha sebagai pedagang ikan di Pasar Paringin, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan yang diberikan.

Menurutnya, proses persiapan yang telah dilakukan selama kurang lebih enam bulan terakhir sangat komprehensif, mulai dari serangkaian pemeriksaan kesehatan berkala, pelajaran manasik secara rutin setiap minggu, hingga praktik langsung berbagai rangkaian ibadah haji mulai dari tawaf di sekitar Ka'bah, sa'i antara Bukit Shafa dan Marwah, hingga lempar jumrah di Mina.

“Kami sangat bersyukur bisa sampai pada tahap ini. Selama beberapa bulan terakhir, kami diajarkan dan mempraktikkan mulai dari tawaf hingga melempar jumrah dengan segala tata cara yang benar. Semua dilakukan dengan penuh kesabaran dan bimbingan dari para pembimbing yang kompeten. Mudah-mudahan kami menjadi haji yang mabrur dan doa-doa kami dapat dikabulkan oleh Allah SWT,” harapnya dengan mata yang penuh harap.

Dalam kesempatan tersebut, juga dijelaskan bahwa setiap rombongan akan diperkuat dengan tenaga kesehatan yang siap siaga untuk menangani berbagai kondisi medis yang mungkin terjadi selama perjalanan dan di Tanah Suci.

Para calon jemaah juga telah diberikan paket kesehatan yang mencakup obat-obatan dasar, alat perlindungan diri dari cuaca panas seperti topi dan serban, serta panduan lengkap tentang cara menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.

Kegiatan Manasik Mandiri Massal tahun ini juga menghadirkan narasumber dari beberapa jemaah haji sebelumnya yang berbagi pengalaman dan tips praktis dalam menghadapi berbagai situasi di Tanah Suci.

Mereka menyampaikan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama jemaah, menghargai perbedaan budaya dan latar belakang dari seluruh jemaah haji Indonesia maupun dari negara lain, serta selalu menjaga nama baik bangsa Indonesia di mata dunia internasional.

Acara yang dihadiri juga oleh para ketua kelompok rombongan, pembimbing ibadah, serta perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang optimal bagi seluruh calon jemaah haji.

Tujuan utama adalah agar mereka dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, aman, dan selamat pulang ke kampung halaman dengan membawa berkah yang besar.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap calon jemaah haji dari Kabupaten Balangan mendapatkan persiapan yang terbaik. Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang sangat penting, sehingga kami ingin memastikan bahwa prosesnya berjalan dengan baik dari awal hingga akhir. Semoga semua calon jemaah diberikan kesehatan dan keselamatan selama perjalanan dan ibadah, serta kembali dengan kondisi yang sehat dan membawa banyak berkah bagi keluarga dan masyarakat Balangan,” pungkas salah satu petugas penyelenggara kegiatan.

Editor


Komentar
Banner
Banner