bakabar.com, MARABAHAN - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Marabahan, Barito Kuala, memasuki fase penentu.
Setelah melalui babak penyisihan sejak, Minggu (21/6), sebanyak 3 peserta/regu dari cabang dan golongan lomba berhak melakoni final yang dilangsungkan serentak, Rabu (24/6) sejak pukul 08.00 hingga 24.00 Wita.
Adapun pengumuman para finalis disampaikan langsung dewan hakim di panggung utama MTQN XXXVII di Lapangan 5 Desember Marabahan, Selasa (23/6) malam.
Seluruh finalis yang diumumkan adalah musabaqah golongan anak-anak, tartil putri/putri, golongan remaja putra/putri, 1 juz dan tilawah putra/putri, serta 5 juz dan tilawah putra/putri.
Kemudian tafsir Bahasa Inggris putra/putri, tafsir Bahasa Indonesia putra/putri, tafsir Bahasa Arab putra/putri, hafalan hadis 100 dengan sanad putra/putri, dan hafalan 500 hadis tanpa sanad putra/putri.
Selanjutnya cabang syarhil Qur'an putra/putri, cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ) putra/putri, cabang Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) putra/putri.
Berikutnya hafalan Al-Qur'an 10 juz putra/putri, 20 juz putra/putri, 30 juz putra/putri, serta qiraat Al-Qur'an muratal remaja putra/putri, muratal dewasa putra/putri dan mujawad dewasa putra/putri.
Dari sejumlah cabang dan golongan yang akan melangsungkan babak final, sebanyak 20 di antaranya berhasil ditempati kafilah Batola.
Di antaranya fahmil Qur'an putri, fahmil Qur'an putra, syarhil Qur'an putri, syarhil Qur'an putra, tahfiz 10 juz putri, tahfiz 20 juz putri dan 500 hadis tanpa sanad putra.
Sementara di cabang khattil Qur'an, kafilah Batola menempatkan lebih banyak finalis. Beberapa di antaranya adalah naskah putri, mushaf putra, mushaf putri, kontemporer putra, kontemporer putri, digital putra, digital putri dan dekorasi putri.
"Kalau sudah masuk minimal, berarti minimal akan menempati peringkat ketiga," ungkap Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Batola, H Zulkipli Yadi Noor, seusai pengumuman finalis.
"Tentu kami berharap hasil yang diperoleh lebih baik. Kalau dibandingkan MTQN Kalsel XXXVI 2025, sekarang jumlah kafilah Batola yang berhasil mencapai final lebih banyak," tutupnya.









