Pengembangan Transportasi

Pengembangan Transportasi, Menhub dan EU-ABC Bahas Peluang Kerja Sama

Menhub Budi Karya Sumadi bertemu 33 delegasi EU-ABC di Gedung Kemenhub, Jakarta, membahas peluang kerja sama pengembangan transportasi.

Featured-Image
Suasana pertemuan Menhub Budi Karya Sumadi dengan delegasi EU-ASEAN Business Council (EU-ABC) di Gedung Kemenhub, Jakarta, Rabu (2/8/2023) membahas peluang kerja sama pengembangan transportasi. Foto: Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kemenhub

bakabar.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bertemu dengan 33 delegasi EU-ASEAN Business Council (EU-ABC) di Gedung Kemenhub, Jakarta, membahas peluang kerja sama pengembangan transportasi.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Mission Trip to Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh EU-ABC. Delegasi EU-ABC terdiri dari 33 perwakilan beberapa perusahaan Uni Eropa yang dipimpin oleh Executive Director of EU ASEAN Business Council Chris Humphrey.

"Kami membahas sejumlah hal di sektor perhubungan mulai dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur menggunakan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU), dan isu lainnya di sektor perhubungan," kata Menhub dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/8).

Menhub menyampaikan Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi para mitra untuk berinvestasi dalam proyek konstruksi maupun pengoperasian infrastruktur transportasi di bandara, pelabuhan, dan jaringan kereta api melalui skema pembiayaan yang inovatif dan kreatif seperti KPBU.

Baca Juga: Layanan Angkutan Laut Perintis, Menhub: Lebih Maksimal dan Efisien

Adapun, beberapa peluang investasi pada infrastruktur pembangunan dan pengembangan sektor transportasi, di antaranya pengembangan kereta logistik di Sumatera, sinkronisasi akses jalur kereta api menuju pelabuhan di Pulau Jawa (Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Tanjung Priok) serta peluang peningkatan efisiensi infrastruktur transportasi di beberapa pelabuhan dengan perusahaan swasta seperti Maersk.

"Kami juga membuka peluang kerja sama untuk perencanaan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan pengembangan transportasi massal perkotaan di Jabodetabek, Medan, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Bali," ujar Menhub.

EU-ABC merupakan perwakilan utama sektor bisnis Uni Eropa di Kawasan ASEAN yang didirikan untuk membantu mempromosikan perdagangan dan investasi antar Kawasan Eropa dan ASEAN.

Anggota EU-ABC terdiri atas sembilan Kamar Dagang Eropa dan Perusahaan Multinasional Eropa utama (MNC) di seluruh sektor mulai dari keuangan, jasa, kesehatan, logistik, energi, dan lain-lain.

Baca Juga: Sektor Transportasi, Menhub: jadi Fokus Program Transisi Energi

EU-ABC bekerja di berbagai sektor dan industri untuk membantu meningkatkan kondisi investasi dan perdagangan bisnis Eropa dan ASEAN melalui kerja sama di seluruh kawasan ASEAN dan Uni Eropa dan berperan sebagai sebuah wadah untuk berbagi informasi dan gagasan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal Kemenhub Novie Riyanto, Plt. Dirjen Perhubungan Laut Antoni Arif Priadi, Dirjen Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni, Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal, dan Direktur Angkutan Jalan Suharto.

Editor
Komentar
Banner
Banner