bakabar.com, BANJAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dan lembaga keagamaan untuk meningkatkan tertib administrasi kependudukan (Adminduk). Kolaborasi itu dibahas dalam rapat koordinasi di Bukit Bintang Park and Resort, Karang Intan, Kamis (16/7/2026).
Sekretaris Daerah Banjar Yudi Andrea mengatakan data kependudukan yang akurat menjadi dasar penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga pelayanan kesehatan dan pendidikan.
"Data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi merupakan aset penting bagi pemerintah daerah. Karena itu, tertib administrasi kependudukan harus menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga seluruh pemangku kepentingan," ujar Yudi.
Menurutnya, peran Kantor Urusan Agama (KUA) dan tokoh agama sangat strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencatatkan setiap peristiwa kependudukan, terutama perkawinan.
Yudi menjelaskan pencatatan perkawinan menjadi dasar pembaruan berbagai dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik, hingga dokumen administrasi lainnya. Selain memberikan kepastian hukum, dokumen tersebut juga mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan publik.
Dalam kesempatan itu, Yudi juga mengapresiasi inovasi PAKULIH ANAM yang telah dijalankan sejak 2023 melalui kerja sama Pemkab Banjar dan Kementerian Agama. Program tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh dokumen kependudukan secara terpadu setelah melangsungkan pernikahan.
"Keberhasilan PAKULIH ANAM hendaknya terus dikembangkan dan disempurnakan sesuai kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi informasi, sehingga pelayanan publik semakin cepat, mudah, terintegrasi, dan membahagiakan masyarakat," katanya.
Ia berharap forum tersebut menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar.
"Saya mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum ini untuk berdiskusi secara aktif, menyampaikan kendala di lapangan, serta merumuskan solusi yang aplikatif agar kualitas pelayanan administrasi kependudukan semakin baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.









