bakabar.com, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk penyusunan RKPD 2027 di Gedung Auditorium KH Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/4/2026) pagi. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, termasuk peran pemerintah kabupaten/kota.
Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, didampingi Ketua DPRD Kalsel H Supian HK dan Sekdaprov Kalsel H Muhammad Syarifuddin.
Dalam arahannya, Muhidin menegaskan Musrenbang menjadi instrumen penting dalam memastikan perencanaan pembangunan yang terukur dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat sinkronisasi RKPD 2027 dengan agenda nasional.
“Proyek-proyek strategis dihadirkan melalui motor penggerak investasi dan penguatan infrastruktur makro guna mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Dari unsur pemerintah daerah, Pemkab Banjar turut hadir dan berpartisipasi dalam forum tersebut. Kehadiran Bupati Banjar H Saidi Mansyur menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menyelaraskan program pembangunan Kabupaten Banjar dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalsel.
Partisipasi Pemkab Banjar dalam Musrenbang ini juga menegaskan pentingnya integrasi perencanaan, terutama pada sektor prioritas seperti peningkatan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, serta pengendalian banjir yang menjadi isu strategis di wilayah Kabupaten Banjar.
Gubernur Muhidin juga memaparkan capaian pembangunan Kalsel tahun 2025 yang menunjukkan tren positif, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,10 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,22 persen, melampaui rata-rata nasional.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus secara virtual mengapresiasi langkah Pemprov Kalsel dalam memperkuat sinergi perencanaan pembangunan pusat dan daerah. Ia menekankan pentingnya konsistensi agar pertumbuhan ekonomi yang inklusif dapat terus dijaga.
“Sinergi pusat dan daerah harus diperkuat. Kalsel sudah menunjukkan progres yang baik,” ujarnya.
Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Musrenbang oleh Gubernur, DPRD, Sekdaprov, serta berbagai pemangku kepentingan termasuk perwakilan perguruan tinggi dan BPS.
Musrenbang 2026 ini diharapkan menjadi penguat koordinasi antara Pemprov Kalsel dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk Pemkab Banjar, dalam menyusun program pembangunan yang lebih terarah dan berdampak langsung kepada masyarakat.










