bakabar.com, MARABAHAN - Realisasi APBD Barito Kuala (Batola) 2025 mencapai Rp1,71 triliun atau 87,64 persen. Sementara capaian fisik pembangunan bahkan hampir sempurna, menyentuh angka 97,97 persen.
Data tersebut disampaikan langsung Bupati H Bahrul Ilmi dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025, Rabu (25/3).
Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD itu terasa berbeda, karena dibalut suasana hangat Idulfitri 1447 Hijriah. Mengawali laporan pengantar, Bahrul turut menyampaikan ucapan lebaran kepada seluruh peserta sidang.
Adapun dalam paparan, Bahrul menjelaskan bahwa pelaksanaan APBD 2025 berjalan dinamis, dengan total pagu anggaran setelah perubahan mencapai Rp1,95 triliun.
"Sebagian besar program telah terlaksana sesuai target, dengan fokus utama kepada pelayanan dasar masyarakat," ungkap Bahrul.
“Fokus kami tetap kepada peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur ekonomi, dan penanganan isu strategis seperti penurunan stunting,” tambahnya.
Pemkab Barito Kuala juga mencatat capaian positif dalam pelaksanaan tugas pembantuan dari pemerintah pusat, khususnya di sektor transmigrasi. Dari total anggaran Rp4,88 miliar, realisasi mencapai 92,10 persen.
Kemudian sepanjang 2025, Pemkab Batola juga berhasil meraih 10 penghargaan di tingkat nasional maupun provinsi.
Bahrul menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga memastikan bahwa rekomendasi DPRD terhadap LKPJ tahun sebelumnya telah ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras bersama,” tutup Bahrul.



