News

Optimistis ke Senayan, Ketum PPP: Kawal Penghitungan Suara!

Hitung cepat Charta Politika hingga Kamis (15/2/2024) pukul 15.10 WIB, dengan data masuk 92,30 % menunjukkan PPP meraih suara di atas ambang batas parlemen.

Featured-Image
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Mardiono.(foto: detikcom)

bakabar.com, JAKARTA – Kabar menggembirakan bagi para kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hasil hitung cepat (quick count) Charta Politika hingga Kamis (15/2/2024) pukul 15.10 WIB, dengan data masuk 92,30 persen dari total 2.000 TPS sampel, menunjukkan bahwa partai berlambang kabah ini meraih suara di atas ambang batas parlemen, yakni 4,04 dan diperkirakan bisa kembali berkiprah di DPR RI.

Berikut partai lolos ke Senayan versi hitung cepat Charta Politika, yaitu PDIP 15,85 persen, Partai Golkar 13,65 persen, Partai Gerindra 13,57 persen, PKB 10,58 persen, PKS 9,92 persen, Partai NasDem 8,76 persen, Partai Demokrat 7,66 persen, PAN 7,12 persen, dan PPP 4,04 persen.

Sedangkan partai yang diperkirakan gagal ke Senayan, adalah PSI 2,95 persen, Partai Perindo 1,50 persen, Partai Gelora 0,97 persen, Partai Hanura 0,83 persen, Partai Buruh 0,65 persen, Partai Ummat 0,54 persen, PBB 0,52 persen, Partai Garuda 0,43 persen, dan PKN 0,36 persen.

Namun demikian hasil hitung cepat bukanlah hasil resmi pemilu. Hasil resmi pemilu tetap menunggu perhitungan suara secara manual dari KPU.

Plt. Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono menyambut baik hasil hitung cepat ini. Dia meminta seluruh jajaran dan kadernya untuk tetap mengawal proses ini.

“Alhamdulillah tentu kita bersyukur, berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei salah satunya Charta Politika menunjukan PPP lolos ambang batas parlemen dengan 4,04 persen, tentu kita jaga dan kawal rekapitulasi hingga tuntas di KPU,” ujar Mardiono dalam keterangannya yang dikutip dari rmol.id, Kamis (15/2/2024).

Menurut dia, hasil ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen Partai Ka’bah yang telah berjuang lebih dari satu tahun terakhir baik dari Majelis Syariah dan Majelis Pertimbangan, Pengurus Harian DPP, DPW hingga DPC dan anak ranting di seluruh Indonesia dan tentunya para calon anggota legislatif di tingkat DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI dalam mensosialisasikan PPP kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan pada seluruh kader PPP yang telah bekerja keras, dan juga pada masyarakat yang telah memberi Amanah dan kepercayaan pada PPP, insyaAllah PPP akan menjaga Amanah ini untuk kepentingan umat, bangsa dan negara serta rakyat Indonesia,” ungkap Mardiono.

Menyikapi posisi perhitungan suara versi quick count di sejumlah lembaga survei yang menunjukan angka plus minus 0,5 persen dari ambang batas parlemen, dia justru menyemangati seluruh caleg dan kader serta saksi dan relawan untuk bersama-sama mengawal penghitungan suara.

DPP PPP pun secara resmi telah menyiapkan pendampingan dan advokasi jika ada caleg yang merasa dirugikan dalam proses perhitungan suara.

“Saya sampaikan bagi caleg PPP di seluruh Indonesia, ini saatnya kita kawal perhitungan suara dan DPP PPP telah menyiapkan perangkat untuk advokasi,” jelasnya.

Hitung cepat belum merupakan hasil akhir sehingga PPP akan terus memperkuat saksi di seluruh wilayah di Indonesia, hingga hasil rekapitulasi manual KPU selesai pada 20 Maret 2024.

Editor
Komentar
Banner
Banner