bakabar.com, BANJARBARU - Keluhan masyarakat terkait kondisi sambungan Jembatan Guntung Manggis di Jalan Trikora, Banjarbaru, akhirnya ditindaklanjuti pemerintah.
Sambungan jembatan yang sebelumnya berlubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan, kini telah dilakukan pengaspalan dan dinyatakan selesai.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jembatan sudah kembali mulus setelah dilakukan perbaikan.
"Pengaspalan sambungan jembatan dilakukan sebagai respons cepat atas berbagai keluhan masyarakat," papar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, Yasin Toyib, Sabtu (10/1).
Keluhan tersebut sebelumnya ramai disampaikan melalui media sosial dan juga diterima langsung oleh pihak dinas.
"Pengaspalan sambungan jembatan ini merupakan respons dari keluhan warga, baik yang disampaikan melalui media sosial maupun secara langsung kepada kami," tutur Yasin.
Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, mengingat Jembatan Guntung Manggis merupakan salah satu akses penting di Jalan Trikora yang cukup padat dilalui kendaraan.
"Setelah dilakukan perbaikan, pengguna jalan tidak lagi merasa was-was saat melintas, terutama pengendara sepeda motor," jelas Yasin.
"Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kalsel, khususnya yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat," tambahnya.
Jembatan Guntung Manggis sendiri memiliki panjang 51,74 meter dan dibangun dengan konstruksi dua komposit girder baja kelas A. Pembangunan jembatan ini mulai dikerjakan 2024 menggunakan APBD Kalasl sebesar Rp14 miliar.
Keberadaan jembatan tersebut dinilai strategis, karena menghubungkan sejumlah kawasan di Banjarbaru dan sekitarnya.









