bakabar.com, BANJARBARU - Dalam kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mendorong generasi muda untuk peduli lingkungan sekitar dalam asta peduli sampah di Banua.
Meningkatkan kesadaran lingkungan di sekolah dan perguruan tinggi adalah faktor utama dalam memerangi sampah.
"Gerakan ini merupakan kolaborasi berbagai kementerian dalam upaya menciptakan lingkungan bebas sampah," papar Hanif di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, Sabtu (15/3).
Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik mencerminkan kemajuan suatu negara.
Berdasarkan data terbaru, terdapat 3.030 sekolah dan 4.481 perguruan tinggi di Indonesia yang berpartisipasi dalam gerakan ini.
Senada dengan hal itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atip Latipulhayat, menyebut pemerintah telah mencanangkan program Gerakan Sekolah Bersih.
"Gerakan ini bukan sekadar slogan, tetapi mendorong siswa untuk membiasakan hidup bersih agar menjadi budaya di sekolah," tandasnya.
Sementara, Penjabat Sekdaprov Kalsel, M Syarifuddin mendorong generasi muda untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih sejak dini.
Dirinya mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup bersih, menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sehat, serta memberi contoh yang baik kepada sekitar.
Sementara Rektor ULM, Prof Alim Bachri mengapresiasi Kementerian LH atas dipilihnya kampus tertua di Kalsel ini sebagai tuan rumah kegiatan nasional.