bakabar.com, SAMPIT - Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan H. Imran, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 05.20 WIB.
Kobaran api yang diduga pertama kali muncul dari rumah milik warga bernama Teddy dengan cepat merembet ke bangunan lain, termasuk area perumahan guru di samping lokasi kejadian.
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan sempat menghebohkan warga sekitar. Sejumlah warga berjibaku membantu proses pemadaman sebelum petugas dan relawan tiba di lokasi.
Sekretaris Damkarmat Kotim, Ubaidillah, mengatakan tim pemadam bersama sejumlah relawan bergerak cepat melakukan penanganan agar api tidak meluas ke permukiman lain.
“Lokasinya merupakan kawasan padat penduduk, sehingga api sangat cepat menyebar. Berkat gerak cepat petugas damkar dan relawan, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih luas,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, tiga rumah dilaporkan terbakar, sementara satu rumah lainnya terdampak pada bagian dapur akibat rembetan api. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Ubaidillah menambahkan, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Untuk sementara kerugian diperkirakan di atas Rp100 juta, kemungkinan bisa mencapai Rp200 juta lebih. Saat ini masih dalam proses pendataan,” katanya.
Petugas pemadam, relawan, dan masyarakat setempat masih melakukan pendinginan dan pembersihan di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada titik api tersisa.









