News

Jemaah Haul ke-6 Guru Zuhdi Diprediksi Tembus Lebih dari 1 Juta Orang

Panitia pelaksana Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi terus mematangkan persiapan menjelang hari puncak kegiatan yang dijadwalkan pada 14 Februari

Featured-Image
Panitia pelaksana Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi juga terus mematangkan persiapan menjelang hari puncak kegiatan yang dijadwalkan pada 14 Februari 2026 mendatang atau bertepatan dengan malam 27 Sya'ban.

bakabar.com, BANJARMASIN – Panitia pelaksana Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi juga terus mematangkan persiapan menjelang hari puncak kegiatan yang dijadwalkan pada 14 Februari 2026 mendatang atau bertepatan dengan malam 27 Sya'ban.

Hingga saat ini, progres kesiapan di lapangan dilaporkan telah mencapai angka yang signifikan.

Ketua Pelaksana Haul ke 6 KH Muhammad Zuhdiannor, Muhammad Nida Uddin, menyatakan bahwa pihaknya fokus pada berbagai aspek krusial, mulai dari manajemen lalu lintas, kantong parkir, hingga ketersediaan konsumsi bagi para jemaah.

Menurut Nida, koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan kenyamanan jemaah yang hadir. Ia menyebutkan bahwa sarana penunjang seperti penerangan dan kesehatan sudah dalam tahap penyelesaian.

"Alhamdulillah sudah 60 persen (tahap awal), dan saat ini untuk persiapan kesehatan, kantong parkir, lalu lintas, hingga penerangan dan konsumsi sudah kami siapkan betul.

Insya Allah sudah hampir rampung, sekitar 80-90 persen," ujarnya.

Mengingat antusiasme masyarakat yang luar biasa setiap tahunnya, panitia memprediksi jumlah jemaah tahun ini akan melampaui catatan tahun sebelumnya.

Data dari Dinas Kominfo pada haul terdahulu mencatat kehadiran sekitar 1 juta orang melalui pelacakan jaringan sinyal.

"Kalau tahun kemarin sesuai jaringan sinyal dari Kominfo menyebutkan di angka 1 juta jemaah. Tahun ini kemungkinan bisa lebih dari itu," ungkapnya. Untuk mengantisipasi kepadatan, panitia telah membagi wilayah sekitar haul ke dalam beberapa zona pengamanan dan pelayanan.

Nida menjelaskan bahwa total ada 10 zona yang disiapkan untuk memecah kerumunan jemaah. "Untuk zona ada sembilan, ditambah satu zona air, jadi total poskonya ada 10. Sebarannya mungkin akan sangat banyak di berbagai titik," tambah Nida.

Pihak panitia juga telah menjalin koordinasi lintas sektor, mulai dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, TNI, hingga Dinas Kesehatan tingkat kota maupun provinsi.

Editor


Komentar
Banner
Banner