Panas Bumi

Investor Jepang Minat Produk Listrik Geo Dipa Energi

Listrik PT Geo Dipa Energi (Persero) dari panas bumi diminati investor Jepang, Ajinomoto, namun keinginan itu belum bisa terpenuhi karena terbentur aturan.

Featured-Image
Direktur Operasi dan HSSE PT Geo Dipa Energi Rio Supriadinata Marza kepada sejumlah media yang mengunjungi Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi (PLTP) di Ciwidey Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/7/2023). Foto: ANTARA

bakabar.com, JAKARTA - Listrik yang dihasilkan PT Geo Dipa Energi (Persero) dari panas bumi diminati oleh sebuah investor Jepang, Ajinomoto, namun demikian keinginan tersebut belum bisa terpenuhi karena terbentur peraturan.

"Sesuai aturan memang listrik yang kita hasilkan dari panas bumi hanya boleh dijual ke PT PLN dan tidak boleh dijual ke pihak lain," kata Direktur Operasi dan HSSE PT Geo Dipa Energi Rio Supriadinata Marza kepada sejumlah media yang mengunjungi Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi (PLTP) di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/7).

Dikatakan, keinginan pabrik bumbu masak Jepang yang berlokasi di Mojokerto, Jawa Timur, tersebut mengingat Pemerintah Jepang mensyaratkan semua produk yang mereka hasilkan dalam beberapa tahun ke depan dalam proses produknya sudah harus menerapkan sertifikat green energy di 2030.

Baca Juga: Lantik Dirut Baru Geo Dipa Energi, Menkeu: Perkuat Tranformasi Energi

Perseroan, kata Rio, memiliki Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Arjuno Welirang, Jawa Timur, yang nantinya bisa memasok listrik ke perusahaan Jepang tersebut.

"Bagi kami tidak masalah jika listrik yang kami produksi hanya bisa dijual ke PLN karena memang itu sudah menjadi tugas pemerintah kepada kita," katanya.

Dikatakan Rio, sebagai BUMN dan Special Mission Vehicle (SMV) dari Kementerian Keuangan, pihaknya punya tugas mengembangkan sampai kapasitas optimal di Patuha, Jawa Barat; Dieng, Jawa Tengah dan lapangan-lapangan penugasan lainnya.

Baca Juga: Luhut ke Kenya, Bahas Investasi Panas Bumi hingga Impor Ternak

"Perseroan oleh pemerintah diharapkan bisa menjadi untuk memajukan dan mempercepat pertumbuhan panas bumi di Indonesia dalam menuju net zero emission tahun 2060," katanya.

Menurutnya, panas bumi adalah energi baru terbarukan yang harus dikembangkan di masa depan karena hampir semua di dunia saat ini sudah mulai menerapkan net zero emission, dan Indonesia memiliki sumber daya alam panas bumi yang melimpah sehingga jangan hanya menjadi penonton.

PT Geo Dipa Energi saat ini mengoperasikan dua PLTP yakni PLTP Dieng Unit 1 yang berada di Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dan PLTP Patuha Unit 1 di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sekitar 40 kilometer dari Kota Bandung arah selatan.

Editor
Komentar
Banner
Banner