CSR Hino Indonesia

Hino dan Yayasan Konservasi Alam Bantu Petani Rumput Laut di Kupang

Hino bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) luncurkan program Mendorong Nilai Tambah Produk Turunan Rumput Laut di Desa Tesabela, Kupang.

Featured-Image
Hino Indonesia bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara bantu petani rumput laut di Desa Tesabela, Kupang, NTT. Foto: dok. HMSI

bakabar.com, JAKARTA - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) meluncurkan program Mendorong Nilai Tambah Produk Turunan Rumput Laut di Desa Tesabela, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Program yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial atau CSR Hino ini bertujuan mendukung masyarakat dan memperkuat industri budidaya rumput laut di Desa Tesabela.

"Melalui kolaborasi ini, kami dan YKAN berkomitmen untuk mendorong praktik berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat setempat," ucap Komite CSR Hino, Dyah Maryati dalam keterangan resminya, Selasa (18/7).

Baca Juga: Kata Sopir Bus Soal Sasis Hino, Mercy dan Scania, Mana yang Nyaman?

Baca Juga: Hino Indonesia Ubah Nama Lini Produk, Makin Perkuat Identitas Global

Melalui program CSR ini, kelompok petani rumput laut “Talena Lain” mendapatkan perlengkapan, pelatihan, dan sumber daya yang diperlukan untuk mengembangkan produk turunan dengan nilai tambah yang inovatif.

Peningkatan nilai tambah ini meliputi pembuatan produk makanan dari rumput laut, seperti stik, bolu, dan sirup rumput laut.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen Hino Indonesia dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Acara peluncuran ini menjadi awal perjalanan kolaboratif Hino Indonesia dan YKAN yang akan berlangsung selama beberapa bulan," terang Dyah.

Editor
Komentar
Banner
Banner