bakabar.com, TANJUNG - Desa Takulat, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menggelar pelatihan keterampilan servis elektronik.
Ada delapan orang yang mengikuti pelatihan tersebut, mereka merupakan warga desa setempat. Mereka akan dilatih selama 5 hari, mulai tanggal 29 Juni sampai 3 Juli 2026.
Pelatihan yang bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan AFLAH itu dibuka Camat Kelua, Rudi Noor Erwan, mewakili Bupati Tabalong, Senin (29/6/2026) di Aula Kantor Desa Takulat.
Camat Kelua, Rudi Noor Erwan, mendukung dan mengapresiasi pelatihan keterampilan yang dilakukan Pemdes Takulat bagi warganya tersebut.
"Kami sangat mendukung Pemdes Takulat yang memberdayakan warganya untuk lebih meningkatkan sumber daya manusia melalui pelatihan servis elektronik ini," katanya.
Rudi bilang pelatihan ini juga bentuk dukungan jajarannya di desa di wilayah Kecamatan Kelua untuk mewujudkan Program Prioritas Bupati Tabalong HM Noor Rifani bersama Wakil Bupati Habib Muhammad Taufani Alkaf, Tabalong Smart yang salah satunya mencetak 15.000 tenaga terampil.
"Kami berpesan kepada para peserta agar benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan memperhatikan arahan-arahan dari instruktur, sehingga usai mengikuti pelatihan sudah menguasai keterampilan servis elektronik," katanya.
Kata Rudi, pelatihan keterampilan ini dananya bersumber dari Dana Desa Takulat tahun 2026. Nanti usai mengikuti pelatihan, mereka juga dibantu peralatan servis.
"Jadi manfaatkanlah pelatihan ini agar nantinya bisa membuka praktek servis elektronik, sehingga bisa membantu perekonimian keluarganya," tutupnya.
Terpisah, Manajer Lembaga Pelatihan AFLAH, Tri Desi Indriani, untuk di Desa Takulat ini pelatihan keterampilan yang pihaknya berikan berupa servis peralatan rumah tangga, di antaranya perbaikan rice cooker, kipas angin, kulkas, mesin cuci dan dispenser.
"Metode pelatihan berupa teori dan praktik, tadi kami berikan teori dan pengenalan alat-alat, dilanjutkan dengan praktik bongkar pasang peralatan, dilanjutkan dengan praktek mendeteksi kerusakan peralatan elektronik," terangnya.
"Selama pelatihan, warga setempat bisa membawa peratan rumah tangganya yang rusak ke sini, untuk diperbaiki dengan biaya servis gratis," imbuh Desi.
Menurut Desi, setelah mengikuti pelatihan, pihaknya memberikan 2 paket peralatan servis elektronik terdiri 42 item yang nantinya bisa digunakan para peserta dalam membuka usahanya.
"Kami sebenarnya berharap setiap peserta dapat paket peralatan servis elektronik, namun karena keterbatasan dana sehingga hanya dapat 2 paket saja," ucapnya.
Kata Desi, Lembaga Pelatihan AFLAH sudah banyak bekerja sama dengan desa-desa dalam memberikan pelatihan keterampilan, seperti membatik motif batik Kalimantan, Pelatihan Buket dan Hantaran, Pelatihan Barbercut, Pelatihan Paving Blok, Pelatihan Budi Daya Ikan.
Kemudian, Pelatihan Mengemudi, Kursus Kumputer, Kursus Menjahit, Kursus Mekanik Motor, Kursus Tata Busana, Kursus Tata Boga, Pelatihan Dekorasi dan lain-lain.
"Semua pelatihan keterampilan tersebut telah pernah kami ajarkan kepada para peserta," pungkas Desi.









