bakabar.com, TANJUNG - Puluhan peserta ambil bagian pada National Championship 2 Tabalong Smart IKN Golden Triangle Time Rally 2026. Selama 2 hari mereka akan menjelajahi Bumi Sarabakawa yang kaya akan budaya dan wisatanya.
Para peserta terbagi dalam 3 kategori, pertama peserta kejuaraan nasional (kejurnas), lalu eksekutif dan peserta Fun Rally.
Untuk hari pertama ini hanya diperuntukan bagi peserta kejurnas, mereka dilepas oleh Bupati HM Noor Rifani, bersama jajarannya Forkopimda dari depan kantor Pemkab Tabalong, Sabtu (20/6/2026).
Ketua Penyelenggara, H Muhammad Dzaky Makarim mengatakan, kejuaraan nasional ini diikuti sebanyak 96 peserta.
"Jumlah itu terdiri dari 34 peserta dari seri kejurnas, 34 dari eksekutif dan 28 peserta dari Fun Rally," bebernya.
"Peserta sendiri berasal dari daerah-daerah yang ada di Indonesia mulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan," sambung Dzaky.
Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Sudarmadi, mengatakan dipilihnya Tabalong sebagai salag satu daerah penyelenggara kegiatan karena merupakan salah satu wilayah strategis.
"Tabalong ini berdekatan dengan Kaltim sehingga dijadikannya tempat pit stop dalam perjalanan di Trans Kalimantan ini," terangnya.
Eddy berharap persiapan dan perjalanan para perally dapat berjalan lancar dan tidak ada suatu hal yang menjadi komplain.
"Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan tidak ada keluhan dari para peserta," tutupnya.
Terpisah, Bupati HM Noor Rifani, menegaskan Pemkab Tabalong siap mendukung kesuksesan dan memberikan yang terbaik untuk lancarnya kegiatan kegiatan ini.
"Pemkab Tabalong siap mensukseskan kegiatan ini dan memberikan pelayanan terbaik bagi lancarnya event tersebut," ucapnya.
Kepada para peserta, H Fani, menyampaikan di Tabalong ini terdapat keragaman berbagai suku.
"Nanti saat melintas di Kecamatan Upau, para peserta bisa melihat kebudayaan Suku Dayak, ke arah selatan Kecamatan Kelua itu banyak suku Banjar," ungkapnya.
"Kalau di wilayah tengah ini merupakan pusat jasa ekonomi dan juga dunia-dunia usaha semua ada di sini. Begitulah kira-kira karakteristik di Tabalong. Tabalong juga kaya akan wisata, baik wisata alam maupun wisata religius," tandas Bupati H Fani.
Diketahui pada pertama, kegiatan hanya diikuti oleh peserta seri kejurnas, mereka dilapas dari depan kantor Bupati Tabalong, menuju ke Rumah Banjar, Desa Pasar Panas, Kecamatan Kelua, lalu ke Kantor Kecamatan Kelua dan Finish di Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan.
Di hari kedua baru diikuti semua peserta dengan rute ke wilayah utara Kabupaten Tabalong.









