News

DPRD Kotim Sorot Banjir di Sampit

Persoalan banjir yang melanda kota Sampit, sebagai pusat ibukota Kabupaten Kotim, bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kabupaten, melainkan juga masyarakat

Featured-Image
Banjir yang menggenang sejumlah ruas jalan di Sampit, membuat pengendara lebih ekstra berhati-hati melewatinya, bahkan ada motor warga yang mogok saat melintasi genangan air tersebut. Selasa (30/4/2024). Foto: bakabar.com/Ilhamsyah Hadi

bakabar.com, SAMPIT - Anggota DPRD Kotim Abdul Kadir menyoroti persoalan banjir yang melanda Kota Sampit.

Menurutnya banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah. 

"Kita butuh seorang penggerak, kalau dipemukiman itu ada RT, RW yang mendapatkan instruksi dari kelurahan untuk bisa mengajak warganya melakukan gotong royong," kata Abdul Kadir, Selasa (30/4).

Anggota DPRD Kotim, H Abdul Kadir, Foto - bakabar.com/Ilhamsyah Hadi
Anggota DPRD Kotim, H Abdul Kadir, Foto - bakabar.com/Ilhamsyah Hadi

Permasalahan banjir ini tidak perlu saling menyalahkan. Malah masyarakat harusnya kompak memperhatikan lingkungan mereka masing-masing.

"Kalau urusan kecil-kecilnya seperti membersihkan parit-parit sekitar pemukiman itu cukup warga. Namun yang besar-besarnya baru peran pemkab seperti normalisasi anak-anak sungai," terangnya

"Dengan adanya kepedulian maayarakat yang ikut berperan, kita berharap persoalan banjir di kota Sampit ini bisa diminimaliair," imbuhnya. 

Sementara itu, pantauan media ini genangan air masih terlihat pada sejumlah ruas jalan di kota Sampit, seperti jalan Anggur 3, Suprapto Selatan dan Anang Sentawi.

Editor


Komentar
Banner
Banner