Borneo Hits

Dipicu Salah Paham, Kasus Pemukulan Pembakal dan Sekdes di Haruyan HST Berakhir Damai

Dugaan aksi pemukulan yang melibatkan oknum Babinsa berinisial S terhadap Pambakal (Kepala Desa) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Haruyan di Hulu Sungai Tengah (HST

Featured-Image
Ilustrasi pemukulan. Foto: iStock

Bakabar.com, BARABAI – Dugaan aksi pemukulan yang melibatkan oknum Babinsa berinisial S terhadap Pambakal (Kepala Desa) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Haruyan di Hulu Sungai Tengah (HST), dipastikan berakhir damai.

Perselisihan yang sempat memicu ketegangan tersebut diselesaikan melalui jalur kekeluargaan, Senin (27/4).

Adapun insiden bermula dari salah paham terkait koordinasi berkas administratif. Diketahui sedang dilakukan pengerjaan laporan yang memerlukan sinkronisasi tanda tangan antarpemangku kebijakan di desa setempat.

Ketegangan memuncak saat oknum Babinsa merasa instruksinya diabaikan. Sementara Sekdes Haruyan sedang dalam perjalanan, sehingga tidak sempat merespons panggilan telepon.

Perselisihan kemudian berlanjut di kediaman Pambakal Haruyan. Akibat emosi yang tak terbendung, sempat terjadi adu fisik antarpihak sebelum akhirnya dilerai oleh warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.

Kecamatan Haruyan pun membenarkan insiden yang sempat mencoreng keharmonisan antara pembina desa dan aparatur pemerintah desa tersebut.

“Kami juga sudah mengetahui kejadian pemukulan itu,” ungkap salah seorang pegawai di Kantor Kecamatan Haruyan, Selasa (28/4)

Merespons kejadian tersebut, Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar memastikan bahwa langkah mediasi telah ditempuh untuk meredam situasi.

“Kemarin sudah dilaksanakan mediasi melibatkan pihak terkait. Permasalahan ini diselesaikan dengan kekeluargaan,” tegas Ardiansyah.

Meski berakhir damai, Ardiansyah menegaskan bahwa tidak membiarkan tindakan indisipliner yang dilakukan anggota. Pun oknum S masih menjalani pemeriksaan internal di Kodim 1002/HST.

“Anggota yang bersangkutan sedang diperiksa dan diambil keterangan. Langkah kekeluargaan diambil untuk menjaga stabilitas keamanan dan sinergi kerja di wilayah Haruyan,” pungkasnya.

Editor


Comment
Banner
Banner