Hot Borneo

Delapan Wanita Diduga PSK di Banjarmasin Terjaring Razia

Sebanyak delapan wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia.

Featured-Image
Aksi tarik menarik terjadi saat Satpol PP Kota Banjarmasin melakukan razia terhadap wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial. Foto- apahabar.com/Riyad

bakabar.com, BANJARMASIN - Sebanyak delapan wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) di Banjarmasin terjaring razia.

Razia penyakit masyarakat dilaksanakan oleh Satpol PP Kota Banjarmasin sejak Jumat (27/1) malam hingga Sabtu (28/1) dini hari.

Mereka diamankan saat tengah mangkal di seputaran kawasan Pasar Sudimampir dan Pasar Lima Banjarmasin.

Pantauan media ini, aksi kejar-kejaran hingga tarik-menarik sempat terjadi saat petugas mengamankan wanita itu.

Bersama mereka, Sapol PP turut mengamankan tiga pria. Satu pria diduga berniat untuk memakai jasa salah seorang wanita. 

"Sementara yang dua mengaku sebagai suami dari dua antara delapan wanita," kata Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin usai razia.

"Sebenarnya mereka itu bermaksud 'melindungi' si wanita. Sehingga mengaku sebagai suami atau bahkan orang tua. Itu dinamika di lapangan," sambungnya.

Selain itu, turut diamankan pula dua orang manusia silver, tiga orang pengamen, dua gembel pengemis dan satu badut.

Usai terjaring, 18 orang itu kemudian dibawa ke rumah singgah Dinas Sosial Kota Banjarmasin di Jalan Gubernur Soebardjo.

"Untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut dari Dinas Sosial Banjarmasin," ujarnya.

Razia, kata Muzaiyin, dilakukan mengingat saat ini sudah mendekati bulan suci Ramadhan.

"Kita akan intensifkan razia seperti ini hingga dua bulan ke depan. Semoga upaya ini bisa membuat Kota Banjarmasin menjadi aman dan kondusif," ungkap Muzaiyin.

Sejumlah wanita diduga PSK terjaring razia oleh Satpol PP Kota Banjarmasin. Foto-foto: bakabar.com/Riyad.
Sejumlah wanita diduga PSK terjaring razia oleh Satpol PP Kota Banjarmasin. Foto: bakabar.com/Riyad.
Editor
Komentar
Banner
Banner