Hot Borneo

Danramil, Camat hingga Kapolsek Turun Tangan Bantu Korban Banjir Pengaron

Dalam sepekan terakhir, intensitas hujan di Kalsel, baik siang dan malam hari cukup tinggi.

Featured-Image
TNI/Polri dan warga membersihkan pohon tumbang di jalan umum lantaran banjir. Foto-humas Kodim 1006/Banjar untuk apahabar.com

bakabar.com, MARTAPURA - Intensitas hujan di Kalsel cukup tinggi dalam sepekan terakhir. Akibatnya, banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Pengaron, Martapura, Kabupaten Banjar.

Lebih 100 rumah di empat desa terdampak luapan Sungai Riam Kiwa. Akses jalan pun terganggu. 

Danramil 1006-02/Pengaron, Kapten Cpl Bagus Rijayatmo bersama kapolsek dan camat turun langsung ke lokasi banjir untuk mengevakuasi warga. 

"Kami juga membersihkan ranting-ranting dan pohon yang tumbang," katanya, Jumat (27/1).

Baca Juga: Comeback, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Masters 2023

Sementara Camat Pengaron, Alipudin, mengatakan empat desa yang terendam banjir yaitu Pengaron, Lobang Baru, Benteng dan Lok Tunggul. Empat desa tersebut memang jadi langganan banjir saban musim hujan.

"Ketinggian air bervariasi, paling tinggi di titik dataran paling rendah 180 sentimeter," ujar Alipudin.

Di empat desa tersebut, Camat Pengaron berkata ada kurang lebih 100 rumah lebih yang terendam. "Berapa jiwa yang terdampak masih didata," terangnya.

Baca Juga: Takut Disunat, Akhirnya Pria Ini Pulang Setelah 25 Tahun Kabur dari Rumah

Namun, saat ini banjir di Pengaron saat ini mulai menurun secara perlahan. "Sekarang sudah turun fua sentimeter. Tapi saat ini cuacanya hujan lagi," terangnya.

Ia menambahkan pihaknya bersama Polsek dan Koramil Pengaron melakukan pemantauan bersama sambil memberikan pelayanan pada masyarakat.

Editor
Komentar
Banner
Banner