Pemilu 2024

Curhat Emak-Emak ke Ganjar di Pasar Wonogiri: Beras dan Cabai Mahal Pak!

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mendapatkan curhat terkait harga-harga bahan pokok yang melambung tinggi saat blusukan ke Pasar Kota Wonogiri.

Featured-Image
Ganjar saat bertemu dengan pedagang cabai di Pasar Kota Wonogiri. Foto: Humas PDIP Wonogiri

bakabar.com, WONOGIRI - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mendapatkan curhat terkait harga-harga bahan pokok yang melambung tinggi saat blusukan ke Pasar Kota Wonogiri, Jumat, (29/12).

"Pak, gimana ini pak harga-harga semuanya mahal. Beras mahal, cabai naik, bawang merah bawang putih naik. Tolong pak bantu kami rakyat kecil," teriak warga.

Ganjar pun dengan sabar melayani keluhan warga itu. Ia menanyakan satu persatu harga kebutuhan pokok, baik pada pedagang maupun pada pembeli.

Baca Juga: Kunjungi Sukoharjo, Ganjar Dengar Keluhan Pedagang Pasar Jamu

Diketahui dari sidak Ganjar, didapati sejumlah harga kebutuhan pokok memang naik cukup tinggi. Beras dari harga semula Rp10.000 kini menjadi Rp13.000 sampai Rp16.000 perkilogram.

Sementara cabai rawit dari semula harga Rp 70.000 perkilogram, kini jadi Rp 78.000 sampai Rp 80.000 perkilogram.

"Bawang merah dan bawang putih juga naik pak. Bawang merah dulu Rp.35.000 dan bawang putih Rp32.000, sekarang sudah Rp40.000. Telur dan ayam juga naik," ucap Holy, (43), salah satu pedagang.

Baca Juga: Ditanya Pemerataan Bantuan, Ganjar Promosi Program KTP Sakti

Kenaikan harga itu lanjut para pedagang dan pembeli sudah berlangsung cukup lama. Khusus beras, harga naik sejak enam bulan lalu.

"Sudah lama pak, sudah enam bulan lebih. Tolong pak diturunkan harganya, kalau tinggi begini, rakyat yang kesulitan," timpal Nevi (30) salah satu warga.

Ganjar lalu mencatat semua keluhan masyarakat terkait harga-harga itu. Ia juga sempat ngopi di warung tengah pasar dan mendengarkan curhat masyarakat. Keluhan yang sama ia dapatkan, tentang harapan harga kebutuhan pokok distabilkan.

Baca Juga: Cabai Naik, Harga Beras Justru Berangsur Turun di Magelang

"Saya melihat ada problem serius soal ini, ini memang harus segera dikendalikan. Pengalaman saya dulu jadi gubernur, yang seperti ini langsung cepat ditindaklanjuti. Saya koordinasi dengan daerah lain agar stok aman, Tim TPID bergerak dan kalau tidak, maka intervensi harus dilakukan dengan operasi pasar," tegasnya.

Dari sekian banyak harga yang naik, Ganjar menyoroti terkait harga beras. Selain naik tinggi, kenaikan juga berlangsung lama, lebih dari enam bulan menurut keterangan pedagang dan masyarakat.

"Sepertinya ada hubungannya dengan produksi beras yang turun karena pupuk langka. Maka ke depan kami akan memastikan pupuk tersedia termasuk pupuk bersubsidi harus ditambah serta penyalurannya diawasi agar tepat sasaran," pungkasnya.

Editor
Komentar
Banner
Banner