bakabar.com, MARTAPURA - Bupati Banjar Saidi Mansyur memimpin apel perdana di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Senin (19/1), usai renovasi.
Dalam Apel Hari Kesadaran Nasional itu, Saidi menegaskan kesiapsiagaan pascabanjir, percepatan serapan anggaran, hingga profesionalisme ASN.
Dalam amanatnya, Saidi Mansyur mengingatkan seluruh ASN agar menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen sebagai pelayan masyarakat dengan berpedoman pada core values BerAKHLAK.
Saidi menyoroti kondisi Kabupaten Banjar yang memasuki status Transisi Darurat menuju Pemulihan pascabanjir sejak 19 Januari 2025.
Ia meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat dan terkoordinasi, tidak hanya memulihkan infrastruktur, tetapi juga mengantisipasi penyakit pascabanjir.
“Fase ini sangat krusial. Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Selain itu, Saidi menargetkan serapan anggaran triwulan pertama tahun 2026 minimal 30 persen.
Ia menolak kebiasaan penumpukan pekerjaan di akhir tahun dan meminta seluruh kepala SKPD mengawal langsung pelaksanaan program.
“Setiap rupiah APBD harus cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan hanya terima laporan di atas meja,” ujarnya.
Pada aspek manajemen ASN, Saidi kembali menegaskan pentingnya penilaian kinerja yang objektif melalui aplikasi E-Kinerja BKN. Penilaian, kata dia, harus terukur, transparan, dan bebas dari unsur suka atau tidak suka.
Ia juga mengingatkan ASN untuk rutin memperbarui data kepegawaian secara mandiri sebagai bagian dari adaptasi di era digital.
Data yang akurat menjadi dasar pengambilan keputusan terkait promosi, rotasi, dan kesejahteraan pegawai.
Menutup amanatnya, Saidi mengajak seluruh ASN memperkuat disiplin, loyalitas, dan kolaborasi antar-SKPD.
“Tidak ada superman di Pemerintah Kabupaten Banjar. Yang ada adalah super team,” pungkasnya.
Apel tersebut dirangkai dengan penyerahan penghargaan Pengelolaan Pengaduan melalui LAPOR!-SPAN Terbaik Kabupaten Banjar Tahun 2025.
Predikat terbaik diraih Disdukcapil Banjar, disusul BKPSDM di posisi kedua dan Dinas Kesehatan Banjar sebagai terbaik ketiga.









