Pemkab Banjar

BPS Temui Pemkab Banjar, Bahas Sensus Ekonomi 2026

Persiapan Sensus Ekonomi 2026 mulai dimatangkan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar menyampaikan sejumlah agenda strategis kepada Pemerintah Kabupaten

Featured-Image
BPS Kabupaten Banjar melakukan audiensi dengan Pemkab Banjar untuk memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan sepanjang 2026. Foto-MC Banjar

bakabar.com, MARTAPURA - Persiapan Sensus Ekonomi 2026 mulai dimatangkan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar menyampaikan sejumlah agenda strategis kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, termasuk penguatan data sosial ekonomi dan statistik sektoral.

BPS Kabupaten Banjar melakukan audiensi dengan Pemkab Banjar untuk memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan sepanjang 2026.

Audiensi berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Kantor Bupati Banjar, Senin (10/3/2026). Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda Banjar, Ikhwansyah.

Kepala BPS Kabupaten Banjar Roy Suryanto mengatakan, salah satu agenda utama tahun ini adalah pelaksanaan Sensus Ekonomi Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026.

Menurutnya, sensus ekonomi merupakan kegiatan nasional untuk memotret kondisi dan perkembangan aktivitas ekonomi di berbagai daerah, termasuk pelaku usaha yang ada di Kabupaten Banjar.

“Pada 2026 BPS memiliki tiga agenda besar. Salah satunya Sensus Ekonomi Nasional yang akan dilaksanakan pada Mei sampai Juli. Kegiatan ini penting untuk melihat struktur dan perkembangan ekonomi daerah,” ujar Roy.

Selain sensus ekonomi, BPS juga mendorong penguatan statistik sektoral di lingkungan pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan agar data yang dihasilkan perangkat daerah dapat terintegrasi dan memiliki standar yang sama.

BPS juga merencanakan kolaborasi penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini akan melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Dinas Sosial guna memastikan data sosial ekonomi masyarakat lebih akurat.

Roy berharap dukungan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Banjar agar berbagai agenda tersebut dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Plh Sekda Banjar Ikhwansyah menyampaikan apresiasi terhadap peran BPS dalam menyediakan data statistik yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, data yang valid dan terintegrasi sangat penting dalam mendukung perencanaan pembangunan, pengendalian inflasi daerah, serta penyusunan program yang tepat sasaran bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik agenda BPS, terutama pelaksanaan sensus ekonomi 2026 dan penguatan data sosial ekonomi nasional. Pemkab Banjar siap mendukung agar kegiatan ini berjalan sukses,” katanya.

Ia juga meminta perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dengan BPS, khususnya dalam penguatan statistik sektoral serta pemanfaatan data untuk pengambilan kebijakan pembangunan.

“Data yang akurat adalah fondasi penting pembangunan daerah. Karena itu koordinasi dengan BPS perlu terus diperkuat,” tutupnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner