fashion

Bergaransi Seumur Hidup, Bottega Veneta Hadirkan Tas untuk Dibeli Sekali Saja

Saat banyak perusahaan fashion yang menjual produk sebanyak-banyaknya demi meraup keuntungan besar. Bottega Veneta melakukan hal sebaliknya

Featured-Image
Jodie Bag Bottega Veneta. Foto-Getty Images/Edward Berthelot

bakabar.com, BANJARMASIN - Saat banyak perusahaan fashion yang menjual produk sebanyak-banyaknya demi meraup keuntungan besar. Rumah mode asal Italia, Bottega Veneta justru melakukan hal sebaliknya.

Merek fashion yang terkenal dengan produk kulit ini baru menawarkan garansi seumur hidup bagi pembelian tas untuk menekan kebiasaan belanja barang yang berlebih.

Menurut CEO Bottega Veneta, Bartolomeo "Leo" Rongone, program yang hanya berlaku untuk tas baru dibeli per November ini bukan sekadar untuk memanjakan konsumen loyalnya namun juga untuk memberikan sebuah kualitas karya dari perajin sekaligus mendukung gerakan mode yang ramah lingkungan atau sustainable fashion.

Tas Bottega Veneta dengan intrecciato memilki motif khas yang menyerupai anyaman, memang bukan barang murah karena kualitas karya dari perajin yang diutamakan. Apalagi sejak Matthieu Blazy melanjutkan tongkat estafet direktur kreatif Bottega Veneta pada November 2021, menggantikan pendahulunya, Daniel Lee.

Dikabarkan WWD, desainer asal Prancis itu ingin memperkuat identitas Bottega yang terdepan dalam 'extraordinary craftsmanship' atau keterampilan tangan yang luar biasa. Di bawah arahannya, para perajin produk kulit Bottega yang bermarkas di Montebello, Italia, ditantang untuk mengasah lagi teknik yang mereka kuasai.

Hasilnya seperti Kalimero, seri terbaru yang ditawarkan Blazy untuk koleksi Fall/Winter 2022 yang sekaligus menandai kreasi perdananya sebagai desainer Bottega Veneta. Tas bergaya bucket ini terbuat dari 55 meter kulit yang dianyam tanpa jahitan.

Selain itu saat pembuatan, perajin bisa saja mengganti tekanan dalam proses penenunan sehingga porsi anyaman berbeda di setiap tas.

"Tidak ada dua tas yang benar-benar sama," kata Leo di konferensi Apparel and Retail CEO Summit yang digelar WWD seperti dilansir wolipop, Senin (7/11).

"Gunakan barang Anda untuk waktu lebih lama, dan simpan selama-lamanya," sambungnya.

Adapun harga Kalimero dipatok dari US$ 7.500 atau sekitar Rp 117 juta. Ia menambahkan, para perajin di Bottega Veneta bekerja sesuai kemampuan.

Ia meyakini, model bisnis tersebut tak akan merugikan Bottega Veneta karena makin banyak orang yang mulai sadar pentingnya menerapkan gaya hidup yang sustainable. Banyak konsumen barunya merupakan generasi Z yang memedulikan lingkungan.

"Tentunya, sustainability dapat terwujud sejatinya jika sebuah produk bisa digunakan lebih lama, tanpa diganti. Ini lebih berdampak. Wajar bila dalam kehidupan ini, kita ingin sukses. Tapi maukah kita diingat karena berhasil membuat sesuatu yang banyak? Atau menjadi yang paling berdampak?" tandasnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner